KAPASITAS PERENCANAAN PADA PROGRAM PENANGANAN JALAN KABUPATEN DALAM MENDUKUNG PENGEMBANGAN WILAYAH DI KABUPATEN PACITAN
ARFIN FUAD, Dr. Yori Herwangi, ST., M.URP.
2020 | Tesis | MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTASuatu perencanaan dalam hal ini perencanaan pembangunan daerah dalam menghasilkan rencana yang dianggap baik membutuhkan kapasitas yang tinggi pula dalam pelaksanaan perencanaan itu sendiri. Kapasitas disini diartikan kapasitas perencanaan yang dimiliki oleh daerah dalam pelaksanaan perencanaan. Penelitian ini dilakukan dengan menilai kapasitas perencanaan yang secara spesifik pada program penanganan jalan kabupaten di Kabupaten Pacitan. Salah satu aspek yang dipengruhi oleh kapasitas perencanaan disini adalah penentuan prioritas jalan kabupaten. Penentuan prioritas jalan kabupaten dilakukan untuk mempermudah perencanaan terutama perencanaan jalan dalam menentukan urutan lokasi yang dianggap sesuai dengan tema pembangunan yang ada. Penentuan prioritas juga dilakukan bukan ruas jalan kabupaten secara keseluruhan akan tetapi terbagi-bagi menjadi kawasan pengembangan wilayah yang telah ditetapkan dalam dokumen RPJMD 2016-2021 yang mengacu dari dokumen Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Pacitan. Variabel kapasitas perencanaan yang digunakan dalam penilaian yaitu (1) tujuan program, (2) tinjauan kebijakan, (3) kondisi lingkungan, (4) kepemimpinan, (5) sumber daya finansial, (6) struktur organisasi, (7) pemahaman perencanaan dan latar belakang pendidikan , (8) koordinasi dan komunikasi, dan (9) teknologi yang diperoleh dari elaborasi teori kapasitas, perencanaan wilayah dan juga eksplorasi dalam wawancara yang dilakukan. Hasil penilaian kapasitas perencanaan sebesar 83% yang diartikan memiliki kapasitas tinggi dan temuan terkait ini adalah kurangnya kesadaran spasial dalam penggunaan data-data secara spasial dalam perencanaan yang dilakukan. Penentuan prioritas jalan yang dilakukan, menggunakan faktor-faktor yang berasal dari pendapat responden ahli pada level lokal Kabupaten Pacitan dengan menggunakan metode delphi dalam memperolehnya. Didapatkan 15 variabel yang mempengaruhi penentuan prioritas jalan di Kabupaten Pacitan sesuai dari responden ahli di Pacitan sendiri. Tiga variabel teratas yang paling berpengaruh adalah potensi unggulan pariwisata, kawasan strategis (nasional, provinsi, kabupaten), dan jalur utama/strategis yang menuju pusat layanan dan ekonomi pada setiap wilayah. Pembuktian pengaruh kapasitas perencanaan dalam pemilihan faktor-faktor penentuan prioritas jalan dengan melakukan pemetaan hasil rencana TA 2019 dan TA 2020 disandingkan dengan hasil prioritas jalan sesuai dengan faktor-faktor yang telah disepakati. Menunjukkan hasil yang selaras bahwa di Kabupaten Pacitan dengan memiliki kapasitas perencanaan jalan kabupaten yang tinggi juga menghasilkan urutan prioritas yang selaras dengan perencanaan penanganan jalan kabupaten, sehingga terbukti bahwa kapasitas perencanaan pada program penanganan jalan berpengaruh terhadap penentuan prioritas jalan dan hasil perencanaan.
A plan, in this case, regional development planning, in producing a plan that is considered good requires a high capacity in implementing the planning itself. Capacity here is defined as the planning capacity of the region in implementing planning. This research was conducted by assessing the planning capacity specifically in the district road management program in Pacitan Regency. One aspect affected by the planning capacity here is the prioritization of district roads. Prioritization of district roads is carried out to facilitate planning, especially road planning in determining the order of locations that are deemed appropriate to existing development themes. Priority determination is also carried out, not the district road as a whole but divided into regional development areas that have been determined in the 2016-2021 RPJMD document which refers to the Pacitan Regency Spatial Plan document. The planning capacity variables used in the assessment are (1) program objectives, (2) policy review, (3) environmental conditions, (4) leadership, (5) financial resources, (6) organizational structure, (7) understanding of planning and educational background, (8) coordination and communication, and (9) technology obtained from the elaboration of capacity theory, area planning and exploration in the interviews conducted. The result of the planning capacity assessment was 83% which was interpreted as having high capacity and the related finding was the lack of spatial awareness in the use of spatial data in the planning carried out. The determination of road priority is carried out using factors derived from the opinion of expert respondents at the local level of Pacitan Regency using the Delphi method in obtaining it. There are 15 variables that affect the priority determination of roads in Pacitan Regency according to expert respondents in Pacitan itself. The top three most influential variables are the leading tourism potential, strategic areas (national, provincial, district), and the main / strategic route leading to service and economic centers in each region. Proof of the influence of planning capacity in selecting factors for determining road priority by mapping the results of the 2019 and 2020 fiscal years plans juxtaposed with the results of road priorities by the agreed factors. Shows consistent results that in Pacitan District with high district road planning capacity also produces a priority order that is in line with district road management planning, so it is evident that the planning capacity in the road handling program affects road prioritization and planning results.
Kata Kunci : Kapasitas perencanaan, prioritas jalan, pengembangan wilayah, sadar spasial