Intensi Menggunakan E-Wallet Ditinjau Dari Sikap terhadap E-Wallet, Company Image, dan Persepsi Risiko
MAGDALENA NONI H, Sumaryono, Dr., M.Si., Psikolog
2020 | Tesis | MAGISTER PSIKOLOGI PROFESISeiring dengan semakin berkembangnya kemajuan teknologi, manusia semakin dimudahkan dengan adanya teknologi. Salah satu inovasi baru dari teknologi adalah dalam bidang keuangan. Munculnya dompet elektronik atau electronic wallets memudahkan orang-orang untuk melakukan transaksi. Meskipun demikian masih ada beberapa hal yang menghambat adopsi sistem pembayaran melalui teknologi ini, salah satunya adalah risiko. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah intensi menggunakan e-wallet dipengaruhi oleh sikap terhadap e-wallet, company image, dan persepsi risiko. Penelitian ini adalah penelitian survei menggunakan empat skala, yaitu skala intensi menggunakan e-wallet, skala sikap terhadap e-wallet, skala company image, dan skala persepsi risiko. Subjek dalam penelitian ini adalah 169 laki-laki maupun perempuan berusia 18-50 tahun, bertempat tinggal di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Yogyakarta, serta pernah menggunakan e-wallet DANA. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap terhadap e-wallet dan company image memiliki pengaruh terhadap intensi menggunakan e-wallet sementara persepsi risiko tidak memiliki pengaruh terhadap intensi menggunakan e-wallet. Sikap memegang peran paling besar terhadap intensi menggunakan e-wallet.
Along with the development of advanced technology, humans are increasingly facilitated by technology. One of the new innovations in technology is in finance. The emergence of electronic wallet provides people with easier way to do transactions. Nevertheless there are still a few things that hinder the adoption of electronic payment systems, for example risks. This study aims to see whether the intention to use e-wallet is influenced by the attitude towards e-wallet, company image and perceived risk. This study is a survey research using four scales, intention using e-wallet scale, attitude towards e-wallet scale, company image scale, and perceived risk scale. The subjects in this study are 169 male and female with the age 18-50 years old, living in Jakarta, Bandung, Surabaya, and Yogyakarta, also using e-wallet DANA. The analytical methos used in this study is multiple regression. The result of this study is attitude towards e-wallet and company image has an influence on the intention to use e-wallet, meanwhile perceived risk didn�t have an influence towards intention to use e-wallet. Attitude plays the biggest role towards the intention to use e-wallet.
Kata Kunci : e-wallet, intention, attitude, company image, perceived risk