Penilaian Postur Kerja Menggunakan Metode Nordic Body Map dan Ovako Working Posture Analysis System di Industri Tahu Pak Wardani, Sleman, Yogyakarta
AMELIA INDAH F, Iman Sabarisman, S.T.P., M.Si.
2020 | Tugas Akhir | D3 AGROINDUSTRIIndustri Tahu Pak Wardani merupakan industri yang memproduksi tahu, dimana, sebagian besar kegiatan dalam proses pembuatan tahu tersebut masih dikerjakan secara manual oleh pekerja (Manual Material Handling). Kegiatan manual tersebut dapat menimbulkan cedera atau Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada pekerja. MSDs adalah penyakit atau gangguan pada otot, sendi, ligamen, tendon, dan tulang rawan serta sistem syaraf yang disebabkan oleh aktivitas pekerjaan yang dilakukan secara manual dan dengan postur janggal. Penelitian ini bertujuan untuk menilai postur kerja pekerja dan mengetahui stasiun kerja yang memiliki risiko terhadap cedera, serta memberikan saran pada industri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode NBM dan OWAS. Data yang digunakan dalam penelitian diperoleh dari wawancara kepada pekerja dan pengambilan gambar pekerja pada saat bekerja. Hasil penilaian menggunakan metode NBM menunjukkan bahwa stasiun kerja pemisahan sari tahu dengan ampas memiliki persentase peningkatan rasa sakit tertinggi yaitu sebesar 78,57 %, kemudian stasiun kerja penggilingan kedelai sebesar 46,43%, dan terendah pada stasiun kerja pencetakan dan pemotongan tahu yaitu sebesar 44,44%. Berdasarkan analisis menggunakan metode OWAS menunjukkan bahwa stasiun kerja pemisahan sari tahu dengan ampas termasuk dalam kategori pekerjaan berat, stasiun kerja penggilingan kedelai serta pencetakan dan pemotongan tahu termasuk dalam kategori pekerjaan cukup berat.
Industri Tahu Pak Wardani is an industry that produces tofu, where the most of the activities in the process of making tofu are still manually by workers (Manual Material Handling). Manual Material Handling activities can cause injury or Musculoskeletal Disorders (MSDs) to workers. MSDs are diseases or disorders of the muscles, joints, ligaments, tendons, and cartilage as well as the nervous system that are caused by manual work activities and with wrong postures. The aims of this research were to analyze work posture of workers and find out work stations that have a risk of injury, and provide advice to the industry. The method that used in this research were the NBM and OWAS methods. The data in this research were obtained from interviews with workers and taking pictures of workers at work. The results of this research from the NBM method showed that the tofu extraction work station had the highest percentage of pain increase of 78.57%, then the soybean milling work station at 46.43%, and the lowest at the tofu printing and cutting work station that was at 44.44%. Based on the analysis from the OWAS method, showed that the work station for tofu extraction was in the category of heavy work, the soybean milling work station and the printing and cutting of tofu were in the quite heavy work category.
Kata Kunci : musculoskeletal disorders, NBM, OWAS, tahu