Laporkan Masalah

SENSATION SEEKING SEBAGAI MODERATOR PADA HUBUNGAN IKLIM SEKOLAH DENGAN KECENDERUNGAN PERILAKU BULLYING PADA REMAJA

EGI PRAWITA, Dr. Arum Febriani, S.Psi., M.A

2020 | Tesis | MAGISTER PSIKOLOGI

Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran sensation seeking sebagai moderator pada hubungan iklim sekolah dengan kecenderungan perilaku bullying pada remaja. Hipotesis penelitian ini adalah sensation seeking berperan sebagai moderator pada hubungan iklim sekolah dengan kecenderungan perilaku bullying. Partisipan dalam penelitian ini sebanyak 230 remaja di sekolah tingkat menengah. Pengumpulan data menggunakan skala kecenderungan perilaku bullying, skala iklim sekolah, dan skala sensation seeking. Analisis moderasi dilakukan menggunakan macro PROCESS dari Hayes. Hasil analisis menunjukkan bahwa sensation seeking berperan sebagai moderator pada hubungan iklim sekolah dengan kecenderungan perilaku bullying. Diskusi dalam penelitian ini difokuskan pada pentingnya mengontrol sensation seeking agar dapat mengurangi kecenderungan perilaku bullying dengan cara mengembangkan pemikiran rasional, meningkatkan kontrol diri, serta perlunya sekolah memfasilitasi aktivitas-aktivitas yang menantang untuk remaja dengan sensation seeking tinggi.

This study aimed at examining the role of sensation seeking as a moderator of school climate towards the tendency to bullying. The research hypothesis is the sensation seeking has a role as a moderator in the relationship between school climate and the tendency to bullying. The participants were 230 middle school students. The data collection exerted the tendency to bullying scale, school climate scale, and sensation seeking scale. Moderation analysis was conducted by using macro PROCESS analysis from Hayes. The result illustrated that sensation seeking has a role as moderator in the relationship between school climate and the tendency to bullying. The discussion in this study focused on the importance of controlling sensation seeking to reduce tendency to bullying by developing rational-thinking and self-control and the importance of facilitating the thrill activities for adolescents with high sensation seeking.

Kata Kunci : sensation seeking, iklim sekolah, kecenderungan perilaku bullying

  1. S2-2020-433992-abstract.pdf  
  2. S2-2020-433992-bibliography.pdf  
  3. S2-2020-433992-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2020-433992-title.pdf