ANALISIS ERGONOMICS PERFORMANCE INDEX (EPI) DENGAN METODE OBJECTIVE MATRIX (OMAX) DI ASSEMBLY SHOP PERUSAHAAN OTOMOTIF
CINDY HILMA DIANI, Ir. Rini Dharmastiti, M.Sc., Ph.D.
2020 | Skripsi | S1 TEKNIK INDUSTRIErgonomika mempunyai peran yang besar dalam lingkungan kerja. Ergonomika diterapkan pada dunia kerja agar pekerja merasa nyaman dan aman dalam melakukan pekerjaannya sehingga produktivitas kerja akan meningkat. Berdasarkan data kunjungan poliklinik tahun 2018 sebuah perusahaan otomotif, terdapat 114 operator assembly shop yang mengeluhkan beberapa jenis keluhan penyakit hubungan kerja. Penyakit dengan jumlah keluhan tertinggi adalah cephalgia (sakit kepala) dan mialgia (nyeri otot). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai Ergonomic Performance Index (EPI) berdasarkan 3 kriteria ergonomika yang diukur yaitu postur kerja, termal dan kebisingan agar dapat mengurangi jumlah keluhan penyakit hubungan kerja ke poliklinik dan memperbaiki kinerja masing-masing aspek sehingga dapat meningkatkan produktivitas kerja. Pengukuran masing-masing kriteria ergonomika dilakukan pada 4 line terpilih. Pengukuran postur kerja dilakukan dengan metode OWAS. Pengukuran termal dan kebisingan menggunakan Environment Meter 4 in 1. Bobot pada 3 kriteria tersebut dianggap sama dan digunakan untuk menghasilkan EPI masing-masing line dengan metode Objective Matrix (OMAX). Dengan adanya beberapa rekomendasi perbaikan pada masing-masing kriteria ergonomika, dapat meningkatkan nilai EPI pada masing-masing line. Final 4 meningkat sebesar 55% pada gilir pagi dan 67% pada gilir malam. Front Axle meningkat sebesar 55% pada gilir pagi dan 54% pada gilir malam. Trimming 2 meningkat sebesar 160% pada gilir pagi dan 125% pada gilir malam. EDU meningkat sebesar 70% pada gilir pagi dan 73% pada gilir malam.
Ergonomics have a large role in the work environment. Ergonomics are applied to the world of work so that workers feel comfortable and safe doing their job then the work productivity will increase. Based on data from the 2018 polyclinic visit of an automotive company, there are 114 assembly shop operators who complain about several types of work relationship disease. The disease with the highest number of complaints is cephalgia (headache) and myalgia (muscle aches). This research aims to determine the value of the Ergonomics Performance Index (EPI) based on 3 ergonomic criteria, namely work posture, thermal and noise to reduce the number of disease complaints to polyclinic and improve the performance of each aspect so that can increase work productivity. The measurement of each ergonomics criteria was carried out on the selected 4 line. Work posture measurement by OWAS method. Thermal and noise measurements use an Environment Meter 4 in 1. The weight in these 3 criterias are considered same and used to produce EPI each line with the Objective Matrix (OMAX) method. There are several recommendations for improvement on each of ergonomics criterias, can increase the EPI value on each line. Final 4 increase 55% in the morning shift and 67% in the night shift. Front Axle increase 55% in the morning shift and 54% in the night shift. Trimming 2 increase 160% in the morning shift and 125% in the night shift. EDU increase 70% in the morning shift and 73% in the night shift.
Kata Kunci : productivity, Ergonomics Performance Index (EPI), Objective Matrix (OMAX)