Hubungan Kecenderungan Pola Asuh Orang Tua dengan Risiko Kecanduan Video Game pada Remaja di SMA Negeri 4 Yogyakarta
NONNY ISLAMI, Dr. dr. Carla R. Marchira, Sp.KJ(K); Intansari Nurjannah, S.Kp., M.NSc., Ph.D
2020 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATANLatar Belakang : Bermain video game secara berlebihan dengan berbagai faktor risiko yang memengaruhi dapat mengakibatkan pengguna mengalami risiko kecanduan video game. Remaja SMA merupakan periode peralihan dari anak-anak menuju dewasa yang rentan mengalami kecanduan video game. Tumbuh-kembang remaja ini dapat dipengaruhi oleh kecenderungan orang tua dalam menerapkan pola asuh pada anak. Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan kecenderungan pola asuh orang tua dengan risiko kecanduan video game pada remaja SMA Negeri 4 Yogyakarta Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelatif dengan desain cross-sectional dilakukan pada Januari 2020. Responden penelitian ini sejumlah 108 siswa kelas X dan XI. Alat ukur yang digunakan yaitu kuesioner Scale of Parenting Style dan Internet Gaming Disorder Scale Short Form-9 (IGDS9-SF). Analisis data menggunakan uji statistik Chi-Square dan Kruskal-wallis sebagai alternatif. Hasil : Sebagian besar responden diasuh dengan kecenderungan pola asuh otoritatif (41,7%). Tidak ada remaja yang berisiko kecanduan video game. Karakteristik responden umur, jumlah saudara kandung, pendidikan terakhir ayah dan ibu (p=0,974; 0,304; 0,917; 0,277) tidak berhubungan dengan kecenderungan pola asuh orang tua (p>0,05). Hasil uji beda, tidak ada perbedaan kecenderungan pola asuh orang tua dengan skor yang tidak berisiko kecanduan video game (p=0,171). Kesimpulan : Tidak terdapat hubungan kecenderungan pola asuh orang tua dengan risiko kecanduan video game, tidak ada remaja yang berisiko kecanduan video game, dan karakteristik responden tidak memengaruhi kecenderungan pola asuh orang tua.
Background : Playing video game excessively comboned with other risk factor can cause users to be in risk of video game addiction. Adolescence in senior high school is a transition period from child to adult that have risk for video game addiction. The growth of adolescents can be affected by parenting styles tendency during childhood. Objective : To determine the relationship between parenting styles inclination with risk of adolescents video game addiction in SMAN 4 Yogyakarta Methods : This is a quantitative correlative study with cross-sectional designed research conducted in January 2020. The participants include 108 students at X and XI class. The instrument used was the Scale of Parenting Style and Internet Gaming Disorder Scale 9-Short Form (IGDS9-SF). The collected data were analyzed by using Chi-square and Kruskal-wallis statistic tests as the alternative. Results : Most of participants got autorithative parenting style (41,7%). There is no adolescents with risk of video game addiction. The respondents characteristics as age, siblings, and parents education (p=0,974; 0,304; 0,917; 0,277) have no relationship with parenting styles tendency (p>0,05). The result of different tests showed there were no differences between parenting style tendency with risk of video game addiction scores.
Kata Kunci : Kecenderungan pola asuh, Kota Yogyakarta, remaja SMA, dan risiko kecanduan video game