Dampak Pelabuhan Terhadap Perekonomian Wilayah Kota Batam
DUNOVAN PRATAMA, Doddy Aditya Iskandar, S.T., MCP., Ph.D.
2020 | Skripsi | S1 PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTAKeberadaan sebuah pelabuhan telah menjadi sebuah jembatan penghubung dalam pertukaran berbagai kebutuhan komoditas antar wilayah, dimana pelabuhan merupakan tempat hasil komoditas suatu wilayah yang diperdagangkan untuk dikirim ke wilayah lain dan disaat yang sama juga menerima komoditas dagang yang dihasilkan oleh wilayah lain. Keberadaan pelabuhan pada suatu wilayah juga menjadi pertanda adanya aktivitas ekonomi yang berjalan antara wilayah satu dengan wilayah lainnya yang terpisah oleh lautan. Kondisi ini kemudian menyebabkan terbentuknya port regions yang terdiri berbagai badan usaha yang berdiri di wilayah yang didukung oleh pelabuhan dan dapat berdampak pada perekonomian wilayah tersebut. Berdasarkan penelitian � penelitian terkait dampak ekonomi dari pelabuhan, terdapat 4 jenis dampak ekonomi yang dapat timbul dari keberadaan pelabuhan antara lain: dampak langsung terkait pengembangan dan pengoperasian pelabuhan; dampak tidak langung terkait aktivitas distribusi komoditas pelabuhan; dampak terkatalis terkait berbagai badan usaha yang tertarik akibat keberadaan pelabuhan; serta dampak terinduksi terkait berbagai badan usaha yang merupakan hasil pengeluaran yang dihasilkan dampak langsung dan tidak langsung. Lokasi penelitian dilakukan di Kota Batam yang terletak di wilayah kepulauan. Penelitian ini dilakukan dengan metode deduktif kuantitatif dengan menggunakan variabel berupa jenis � jenis dampak ekonomi dari pelabuhan dengan indikator - indikator yang sesuai. Analisis dilakukan dengan metode Structural Equation Modelling (SEM) yang berdasarkan indikator yang telah dieksplorasi dihasilkan 3 model hipotesis yang diuji secara statistika guna menentukan model yang paling sesuai dalam mendeskripsikan kondisi hubungan antar dampak ekonomi pelabuhan yang terjadi di Kota Batam. Melalui penggunaan analisis SEM, dapat disimpulkan bahwa nilai tambah industri menjadi indikator yang bersifat interverning variable pada penyampaian dampak dari pelabuhan terhadap perekonomian di Kota Batam. Hal ini disebabkan oleh keberadaan sektor industri pengolahan yang merupakan sektor dominan yang ada di Kota Batam. Selain itu juga, dilakukan triangulasi yang mengkonfirmasi bahwa kinerja kepelabuhan di Kota Batam dapat berdampak pada perekonomian Kota Batam secara keseluruhan melalui investasi sektor industri di Kota Batam. Sehingga dapat disimpulkan kinerja pelabuhan di Kota Batam dapat berdampak secara signifikan pada perekonomian Kota Batam. Signifikannya dampak pelabuhan terhadap perekonomian Kota Batam juga dapat disebabkan oleh bentuk dari Kota Batam yang berupa Kepulauan, sehingga generative effect yang dihasilkan terkonsentrasi di Kota Batam tanpa adanya spillovers dan distributive effects pada wilayah yang lebih luas.
Existence of a port has become a connecting bridge on trade of various commodity needs between regions, where port is a location of produced commodities traded and shipped to other region while on the same time also receives traded commodities that is produced in other region. Existence of a port on a region also becomes a sign of existence of economic activities between regions that is separated by sea. This condition then causes formation of port regions that consists of various firms that exists in a region supported by existence of port and could affect the economy of the region itself. Based on researches related to port�s economic effect, there are 4 types of impacts that could occur from the existence of port: direct impact related to development and operational of a port; indirect effect related to port commodity distribution activities; catalytic effect related to firms attracted due to existence of port; and induced effect related to spending resulted from direct and indirect effects. This research was done in Batam which is a city located on an archipelago. This research uses a deductive quantitative as its method by using types of port economic impact as its variable with related indicators. Furthermore, analysis in this research was done with Structural Equation Modelling (SEM) as its analysis method. Based on the indicators explored in this research, 3 hypothesis models are formulated tested statistically in order to decide which model fits the most on describing the condition of port economic impacts relations that happens in Batam. Through the usage of SEM analysis, it can be concluded that industrial added value plays the role of intervening variable indicator on delivering economic impact of port to the economy of Batam as a city. This happens due to existence of manufacture industrial sector which is also the dominant economic sector of Batam. Triangulation has also been done in this research to confirm that the performance of port in Batam could affect the economy of Batam as whole through investments on industrial sector. So it can be concluded that the performance of port in Batam could affect significantly on the economy of Batam. The significance of port impact on Batam�s economy could also be caused by Batam as an archipelago which causes the generative effects that�s resulted from port existence are concentrated in Batam without any spillovers or distributive effects occur on wider region.
Kata Kunci : pelabuhan, dampak ekonomi, interverning variable, Structural Equation Modelling (SEM). / port, economic effect, intervening variable, Structural Equation Modelling (SEM).