Laporkan Masalah

Daya Terima dan Pengaruh Pemberian Makanan Tabur Furikake Ulvamina terhadap Tingkat Asupan Energi dan Protein pada Anak Stunting Usia 9-20 Bulan

NADHIRA SILMI ALIFA, Dr. Toto Sudargo, SKM., M.Kes; Aviria Ermamilia, S.Gz, M.Gz, RD

2020 | Skripsi | S1 GIZI KESEHATAN

Latar Belakang: Stunting merupakan masalah gizi kronis dan merupakan permasalahan gizi nasional. Bayi dan balita berada pada fase dimana terjadi pertumbuhan secara cepat sehingga perlu dilakukan tumbuh kejar pada anak stunting. Furikake Ulvamina merupakan makanan tambahan berbentuk tabur (sprinkle) yang berbasis bahan pangan lokal, yaitu alga hijau (Ulva sp.) dan ikan tuna (Thunnini). Kedua pangan tersebut memiliki nilai protein yang tinggi dan diharapkan dapat melengkapi asupan mendukung pertumbuhan anak stunting. Tujuan: Mengetahui daya terima dan pengaruh pemberian makanan tabur Furikake Ulvamina terhadap tingkat asupan energi dan protein anak stunting pada usia 9-20 bulan. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimental dengan desain pre-posttest with control group design. Kedua kelompok diberikan edukasi/konseling gizi dan untuk kelompok perlakuan juga diberikan Furikake Ulvamina yang dikonsumsi setiap hari selama 12 minggu. Daya terima diukur menggunakan metode Comstock skala 7 dan dianalisis secara deskriptif. Asupan diukur menggunakan metode recall 2x24 jam. Hasil: Rata-rata daya terima Furikake Ulvamina pada minggu pertama termasuk dalam kategori rendah (38,8%), kategori sedang (63,97%) pada minggu kelima, dan kembali menjadi kategori rendah (43,94%) pada minggu kesembilan. Untuk tingkat asupan energi terjadi perubahan signifikan antara sebelum dan sesudah intervensi kelompok kontrol (p=0,027) sedangkan pada kelompok intervensi tidak terjadi perubahan signifikan (p=0,733). Pada kelompok kontrol maupun perlakuan, tidak terjadi perubahan tingkat asupan protein secara signifikan (p=0,088 dan p=0,955). Tidak ada pengaruh pemberian makanan tambahan Furikake Ulvamina terhadap tingkat asupan energi (p=0,419) dan protein (p=0,724). Kesimpulan: Daya terima Furikake Ulvamina termasuk dalam kategori rendah dan tidak terdapat pengaruh pemberian makanan tambahan Furikake Ulvamina terhadap tingkat asupan energi dan protein anak stunting usia 9-20 bulan.

Background: Stunted is a chronic nutritional problem and also national nutritional-related health problem. Infant and toddler are on the growth spurt phase where they grow faster so catch-up growth is needed. Furikake Ulvamina is a supplementary food based on local food which consist of green algae (Ulva sp.) and tuna (Thunnini). Both ingredients are high in protein and is expected to complete the stunted children food intake and growth. Purposes: To know the acceptability of Furikake Ulvamina and its effect on energy and protein intake level in 9-20 months stunted children. Methods: This research is a quasi-experimental research with pre-posttest with control group designed. Two groups were given nutritional education along with counseling, and the intervention group got the Furikake Ulvamina supplementation for twelve weeks. Children acceptance was measured using 7 scaled Comstock method and analyzed descriptively. Food intake was measured using recall 2x24 hours method. Results: The average of acceptability was categorized as low (38,8%) in the first week, moderate (63,97%) in the fifth week, and low (43,94%) in the ninth week. For energy intake level there was a significant difference between before and after in control group (p=0,027) but there was no significant difference in the intervention group (p=0,733). In both groups, there was also no significant difference between before and after on protein intake level (p=0,088 dan p=0,955). Furikake Ulvamina supplementary had no significant effect either energy or protein intake level (p=0,724). Conclusion: Furikake Ulvamina acceptability was categorized low and there was no significant result on energy and protein intake level in 9-20 months stunted children.

Kata Kunci : stunting, baduta, makanan tambahan, daya terima, tingkat asupan

  1. S1-2020-397780-abstract.pdf  
  2. S1-2020-397780-bibliography.pdf  
  3. S1-2020-397780-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2020-397780-title.pdf