Laporkan Masalah

EFEKTIVITAS EDUKASI DAN PELATIHAN MENYIKAT GIGI TERHADAP PENGETAHUAN, SIKAP, INDEKS PLAK PASIEN RAWAT JALAN SKIZOFRENIA

NURBAYA, Diana Setiyawati, S.Psi., Psi., M.HSc., Ph.D; Dr. drg. Dahlia Herawati, SU., Sp.Perio (K)

2020 | Tesis | MAGISTER ILMU KEDOKTERAN GIGI

Efektivitas Edukasi dan Pelatihan Menyikat Gigi Terhadap Pengetahuan, Sikap, Indeks Plak Pasien Rawat Jalan Skizofrenia (Kajian di Rumah Sakit Khusus Jiwa Soeprapto Provinsi Bengkulu) Intisari Latar belakang: Skizofrenia merupakan gangguan jiwa psikotik dengan gejala avolition sehingga pasien tidak mempunyai kemauan melakukan rawat diri termasuk merawat kesehatan gigi dan mulutnya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektivitas edukasi dan pelatihan menyikat gigi terhadap pengetahuan, sikap, dan indeks plak pada pasien rawat jalan skizofrenia. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif quasy experimental. Sampel berjumlah 104, dengan kelompok eksperimen 52, dan kelompok kontrol 52. Pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Kuesioner dibagikan kepada 104 pasien rawat jalan, untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan sikap pasien terhadap kesehatan mulut, pengukuran indeks plak menggunakan TQHI (Turesky Modifikasi The Quigley-Hein Index). Edukasi dan pelatihan menyikat gigi diberikan 2 kali pada kelompok eksperimen dengan interval satu minggu. Hasil: Pengetahuan dengan kategori baik meningkat 100% dari 38,5%, sikap juga meningkat dari 61,5% menjadi 88,5%, demikian juga indeks plak dengan kategori baik meningkat dari 0% menjadi 57,7% pada kelompok eksperimen. Nilai p<0,05 pada kelompok eksperimen dibandingkan dengan kelompok kontrol. Kesimpulan: Edukasi dan pelatihan menyikat gigi sangat efektif meningkatkan pengetahuan, sikap serta menurunkan indeks plak pada pasien rawat jalan skizofrenia di Rumah Sakit Khusus Jiwa Soeprapto Provinsi Bengkulu.

Effectiveness of education and training of toothbrushing on knowledge, attitude, Plaque index in Outpatient Schizophrenia (Study at a Soeprapto Mental Hospital in Bengkulu Province) Abstract Background: Schizophrenia is a psychotic mental disorder with symptoms of avolition so that patients do not have the willingness to do self-care including treating oral health. Dental education and training are given to motivate patients with schizophrenia to better pay attention to the oral health. Aims: This study aims to determine the effectiveness of education and training toothbrushing on the knowledge, attitudes, and plaque index. Method: This study uses the quantitative Quasy experimental. Samples amounted to 104, with an experimental group of 52, and a control group of 52. Sampling uses simple random sampling. The questionnaire distributed to 104 outpatients, to know the patient's level of knowledge and attitudes toward oral health, measurement of plaque index using TQHI (Turesky Modification of The Quigley-Hein Index). Education and training of toothbrushing was given twice in the experimental group at one-week intervals. Result: Knowledge in the good category increased 100% from 38.5%, attitudes also increased from 61.5% to 88.5%, likewise the plaque index in the good category increased from 0% to 57.7% in the group experimental. The value of p<0.05 in the experimental group compared with the control group. Conclusion: Education and training of toothbrushing has increased the knowledge, attitude and reduced of the index plaque in schizophrenia outpatient at the Soeprapto Mental Hospital in Bengkulu Province.

Kata Kunci : Kata kunci: Edukasi dental, pelatihan menyikat gigi, skizofrenia, pengetahuan, sikap, indeks plak.

  1. S2-2020-433661-abstract.pdf  
  2. S2-2020-433661-bibliography.pdf  
  3. S2-2020-433661-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2020-433661-title.pdf