Analisis Perkembangan Angkutan Udara Rute Surabaya - Sumenep pp.
LESTARI, Dr. Ir.Dewanti, M.S.; Prof. Ir. Sigit Priyanto,M.Sc., Ph.D.
2020 | Tesis | Magister Sistem dan Teknik TransportasiAngkutan udara rute Surabaya - Sumenep pp. mulai beroperasi pada tahun 2015. Pada awalnya rute ini adalah rute angkutan udara perintis yang kemudian berkembang menjadi rute komersial. Proses perkembangan dari angkutan udara perintis ke komersial untuk rute Surabaya - Sumenep pp. hanya membutuhkan waktu yang singkat jika dibandingkan dengan rute perintis lain di wilayah kerja Koordinator Wilayah Angkutan Perintis Sumenep. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses perkembangan yang terjadi pada angkutan udara rute Surabaya - Sumenep pp. dan mengidentifikasi faktor - faktor yang mempengaruhi perkembangan rute Surabaya - Sumenep pp. dari rute perintis menjadi rute komersial. Penelitian tentang perkembangan rute Surabaya - Sumenep pp. dilakukan dengan metode kualitatif pendekatan studi kasus. Analisis studi kasus menggunakan deret waktu (timeline) dan kategorisasi. Deskripsi perkembangan disusun secara kronologis pada kurun waktu 2015 - 2019. Dari setiap periode tersebut dapat diketahui perkembangan rute angkutan udara yang terjadi. Proses kategorisasi dilakukan dengan mengumpulkan kata kunci yang dikategorisasikan menjadi sub tema dan tema. Data primer diperoleh dari wawancara mendalam terhadap 22 informan dengan didukung data sekunder berupa data jumlah penumpang, tarif angkutan udara, jadwal dan frekuensi penerbangan serta kondisi sosial dan ekonomi masyarakat Pada pelaksanaan angkutan udara rute Surabaya - Sumenep pp.terjadi kenaikan load factor pada periode 2015 - 2018 dan penurunan pada tahun 2019. Berdasarkan hasil analisis deret waktu didapatkan bahwa proses perkembangan dari angkutan udara perintis menjadi komersial untuk rute Surabaya - Sumenep pp. dikelompokkan menjadi 4 periode. Periode tersebut adalah periode penyiapan prasarana angkutan udara, periode pelayanan angkutan udara perintis, periode peralihan perintis ke komersial dan periode pelayanan angkutan udara komersial. Perkembangan pada setiap periode ditinjau berdasarkan perubahan yang terjadi pada prasarana bandar udara, sarana bandar udara dan operasional penerbangan. Unit informasi yang didapatkan dari proses perkembangan tersebut kemudian dikategorisasikan menjadi tema umum sehingga didapatkan faktor - faktor yang mempengaruhi perkembangan angkutan udara rute Surabaya - Sumenep pp. Faktor internal terdiri dari fasilitas bandar udara, dukungan pemerintah dan stakeholder, operator penerbangan yang beroperasi, jumlah penumpang, jadwal dan frekuensi penerbangan, harga tiket dan keterhubungan dengan rute lain. Faktor eksternal terdiri dari ketersediaan jenis transportasi lain, kondisi sosial ekonomi masyarakat dan potensi wilayah.
The operation of air transport route Surabaya - Sumenep vv. began in 2015. Initially this route was a pioneer air transport route which later developed into a commercial route. The process of development from pioneering to commercial air transport for the route Surabaya - Sumenep vv. only takes a short time compared to other pioneer routes that started operating in the same year in the Sumenep Regional Coordinator working area. Based on this, it is very interesting to know how the developments occur and why the route Surabaya - Sumenep pp. was able to develop from a pioneer route into a commercial route. Research on the development of the route Surabaya - Sumenep vv. conducted with a qualitative method of case study approach. Analysis of the case study using a timeline which is arranged chronologically in the period 2015 - 2019. From each periods it can be seen the development of air transport routes that occur. Primary data obtained from in-depth interviews with 20 informants supported by secondary data in the form of data on the number of passengers, air transport fares, flight schedules and frequencies as well as the social and economic conditions of the community. Load factor increased in the period of 2015 - 2018 but decreased in 2019. Based on the results of time series analysis, it was found that the development process from pioneering to commercial air transport for the Surabaya - Sumenep pp route. grouped into 4 periods. First period is preparation of air transportation infrastructure, second period is pioneer air transport service, third period is transition from pioneer to commercial air transport service and fourth period is commercial air transport service. Developments in each period are reviewed based on changes in the airport infrastructure, airport facilities and flight operations. The information unit obtained from the development process is then categorized into a general theme that influence the development of the air transport route Surabaya - Sumenep pp. Internal factors consist of airport facilities, government and stakeholder support, flight operators operating, number of passengers, flight schedules and frequencies, ticket prices and connectivity with other routes. External factors consist of the availability of other types transportation, socio-economic conditions of the community and regional potential.
Kata Kunci : angkutan udara, rute perintis, rute komersial, Surabaya - Sumenep pp.