Laporkan Masalah

PROSES PEMBENTUKAN SUBJEK TOKOH SAID MAHRAN DALAM NOVEL AL-LISH WAL-KILAB KARYA NAJIB MAHFUDZ (KAJIAN PSIKOANALISIS JACQUES LACAN)

ARFIN FAKHRUR ROKHIM, Dr. Pujiharto, M.Hum.

2020 | Tesis | MAGISTER SASTRA

Penelitian ini menguraikan proses pembentukan subek Said Magran yang menjadi tokoh utama di dalam novel Allish Walkilab karya Najib Mahfudz. Penelitian ini dilakukan untuk menemukan usaha-usaha yang dilakukan Said Mahran dalam menemukan identitasnya. Penelitian ini menggunakan teori psikoanalisis Lacanian yang menganalisis subjek Subjek Said Mahran yang terdiri dari yang nyata, yang imajiner, dan yang simbolik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode psikoanalisis Lacanian. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguraikan kondisi subjek tokoh utama di dalam novel lewat rangkaian penanda metafora dan metonimi yang diungkapkan tokoh utama dalam merespon kekurangan-kekurangan yang ada pada dirinya. Rangkaian penanda metafora dan metonimi yang dikeluarkan Said baik secara sadar maupun dalam mimpi bisa menunjukkan kondisi psikis Said. Kekurangan yang ada pada diri Said memunculkan berbagai hasrat yang harus segera terpenuhi. Pengkhianatan merupakan penanda utama yang ada di dalam perjalanan Said Mahran. Berbagai penanda yang diucapkan Said Mahran selalu mengacu pada penanda pengkhianatan. Pengkhianatan istrinya menjadi titik pokok kekurangan Said yang memunculkan hasrat untuk segera memiliki keluarga lagi. Said memiliki hasrat menjadi dan hasrat memiliki yang sama-sama kuat. Hasrat menjadi pasif Said lebih kuat dari pada hasrat menjadi aktif, sementara hasrat memiliki aktif Said lebih kuat dibandingkan hasrat memiliki pasif. Said dengan segala resikonya mencoba untuk mendapatkan kembali keluarganya. kriminalitas yang dipilihnya menjadikan Said seorang subjek yang tragis. Banyaknya pihak yang memusuhi Said membuatnya tidak bisa memenuhi hasratnya sedikitpun.

This study describes the process of forming the subject Said Mahran who became the main character in the novel Allish Walkilab by Najib Mahfudz. This research was conducted to find out the efforts made by Said Mahran in finding his identity. This study uses Lacanian psychoanalytic theory which analyzes Said Mahran's subject which consists of the real, the imaginary, and the symbolic. The research method used in this study is the Lacanian psychoanalysis method. The purpose of this study is to describe the condition of the main character's subject in the novel through a series of metaphorical and metonymy signifiers expressed by the main character in response to the lacks that exist in him. The series of metaphorical and metonymy signifiers issued by Said both consciously or in dreams can indicate Said's psychological state. The lacks that exist in Said led to various desires that must be fulfilled immediately. Betrayal is the main signifier in Said Mahran's journey. The various signifers uttered by Said Mahran always refer to the signifers of betrayal. The betrayal of his wife became the main point of Said's lacks which led to a desire to soon have another family. Said's passive narcissistic desires are stronger than active narcissistic desires, while Said's active anaclitic desires are stronger than passive anaclitic desires. Said with all the risks trying to get his family back. the crime he chose made Said a tragic subject. The number of people who opposed Said made him unable to fulfill his desires at all.

Kata Kunci : Hasrat, Pengkhianatan, Keluarga, Said Mahran

  1. S2-2020-434504-abstract.pdf  
  2. S2-2020-434504-bibliography.pdf  
  3. S2-2020-434504-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2020-434504-title.pdf