Laporkan Masalah

Strategi Penyelarasan Investasi Teknologi Informasi dalam Penguatan Kapasitas Rumah Sakit Umum Swasta Kelas C

MUHAMMAD ALBAR GUSTI, Dr. Hargo Utomo, MBA

2020 | Tesis | MAGISTER AKUNTANSI

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mengklasifikasi, dan memformulasi cara rumah sakit umum swasta kelas C membangun strategi penyelarasan TI-bisnis, berdasarkan empat elemen penyelarasan Luftman (2000), yaitu komunikasi, tata pamong, skop dan arsitektur, serta kultur dan keahlian SDM. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilaksanakan melalui wawancara mendalam dan pengumpulan dokumen yang berkaitan dengan strategi penyelarasan TI-bisnis rumah sakit. Narasumber dalam penelitian ini melibatkan 5 orang partisipan dari setiap rumah sakit (total 10) yang terdiri dari direktur, kepala TI, kepala keuangan, kepala rawat inap, dan perawat paling senior. Pemilihan narasumber menggunakan teknik purposive sampling. Hasil analisis menunjukkan bahwa semua rumah sakit umum swasta kelas C yang tercakup dalam penelitian ini membangun strategi penyelarasan TI-bisnis dengan baik, tetapi strategi tersebut belum mampu membentuk kesadaran organisasi secara sistematis untuk bergeser menjadi lebih berorientasi preventif. Padahal, setiap elemen pembentuk strategi dari masing-masing rumah sakit menyediakan peluang untuk merubah orientasi pelayanan menjadi lebih preventif. Jika hanya membicarakan cara rumah sakit menyelaraskan sisi bisnis dan sisi TI tanpa menyinggung potensi pergeseran orientasi pelayanan, ditemukan karakteristik strategi dari setiap rumah sakit, yaitu sebagian rumah sakit umum swasta kelas C lebih banyak menaruh perhatiannya terhadap pengguna TI dalam menunjang proses bisnis, dan sebagiannya lagi lebih banyak menaruh perhatiannya terhadap regulasi pelibatan TI dalam proses bisnis. Investasi TI harus dilakukan secara tepat sehingga perlu distrategikan. Hal ini berlaku pada semua organisasi di semua bidang. Pada organisasi bidang pelayanan kesehatan, khususnya rumah sakit, hal ini memiliki urgensi yang lebih spesifik karena kompleksitas tata kelola yang ada pada rumah sakit. Penelitian ini tidak sekadar melihat cara penginvestasian TI itu dilakukan melalui strategi penyelarasan TI-bisnis yang dibangun, melainkan penelitian ini lebih jauh ingin melihat akuntabilitas sistem berjenjang perumahsakitan nasional sudah tampak jelas atau belum berdasarkan strategi penyelarasan TI-bisnis yang dibangun oleh rumah sakit umum swasta kelas C.

This study aims to identify, classify, and formulate the way C-class private general hospitals develop IT-business alignment strategies, based on the four elements of alignment in Luftman (2000), namely communication, governance, scope and architecture, and culture and HR expertise. This research uses a qualitative approach. Data collection was carried out through in-depth interviews and document collection relating to hospital IT-business alignment strategy. The resource persons in this study were 5 participants from each hospital (a total of 10) consisting of the director, head of IT, chief of finance, head of inpatient, and the most senior nurse. These persons were selected using a purposive sampling technique. The analysis results show that all C-class private general hospitals covered in this study develop IT-business alignment strategies well, but these strategies have not been able to systematically shape organizational awareness to shift to being more preventive-oriented. In fact, each element forming the strategy from each hospital provides opportunities to change service orientation to be more preventive. If we only talk about how hospitals align the business side and the IT side without alluding to the potential shift in service orientation, strategic characteristics of each hospital is found, i.e. some private class C public hospitals pay more attention to IT users in supporting business processes, and some others pay more attention to the regulation of IT involvement in business processes. IT investment must be done appropriately so it needs to be strategized. This applies to all organizations in all fields. In health service organizations, especially hospitals, this has more specific urgency because of the hospitals’ complexity of governance. This research does not only look at how IT investment is carried out through IT-business alignment strategies that are built, but also wants to see the accountability of a tiered national hospital system that is already apparent or not based on the IT-business alignment strategy built by C-class private general hospitals.

Kata Kunci : strategi penyelarasan TI-bisnis, kebijakan rumah sakit, investasi TI rumah sakit

  1. S2-2020-432444-abstract.pdf  
  2. S2-2020-432444-bibliography.pdf  
  3. S2-2020-432444-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2020-432444-title.pdf