CORRELATION BETWEEN MAMMOGRAPHIC DENSITY AND MENOPAUSAL STATUS OF WOMEN IN YOGYAKARTA : A CROSS- SECTIONAL STUDY
KRISTIAN BIMO A W, Dr. dr. Lina Choridah., Sp.Rad(K) ; dr. Amri Pribadi Wicaksono., Sp.Rad
2020 | Skripsi | S1 KEDOKTERANKanker payudara adalah kanker yang paling sering di antara para wanita dan menyebabkan jumlah terbesar kematian terkait kanker di antara wanita Kepadatan payudara ditemukan sebagai salah satu faktor risiko dalam kemunculan kanker payudara. Wanita dengan jaringan yang lebih padat terlihat pada mammogram memiliki risiko lebih besar (sekitar 1,8 hingga 6 kali lebih tinggi) untuk mengembangkan kanker payudara. Sedangkan kepadatan payudara itu sendiri dapat dipengaruhi oleh status menopause, usia, Indeks Massa Tubuh (BMI), jumlah kelahiran dan kehamilan, durasi menopause, dan progesteron. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa persentase penurunan kepadatan yang diamati saat wanita menjalani tahap menopause. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara kepadatan mamografi dan status menopause wanita di Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian cross-sectional dan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari penelitian utama yang dilakukan oleh Departemen Radiologi RSUP dr. Sardjito dengan judul "Insidensi Kanker Payudara pada Perempuan yang Beresiko terhadap Kanker Payudara di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta". Variabel penelitian akan dianalisis menggunakan Korelasi Spearman. Terdapat korelasi negatif yang tidak signifikan dan sangat lemah antara kepadatan mamografi dan status menopause wanita di Yogyakarta dalam analisis dasar (R = -. 062, P-value = .171). Namun, setelah menyesuaikan variabel perancu, yaitu Umur dan BMI, hasilnya menunjukkan bahwa tidak ada korelasi antara status menopause dan kepadatan payudara mamografi, dan hasilnya masih tidak signifikan secara statistik (R = .000, P-value =. 999). Tidak ada korelasi antara kepadatan mamografi dan status menopause wanita di Yogyakarta (R = .000 P-value = .999). Tetapi, ditemukan korelasi yang lemah dan signifikan dari usia dan BMI terhadap kepadatan mamografi (R=-.231 , - .294 ; P-Value= .000 , .000).
Breast cancer is the most frequent cancer among the women and causes the greatest number of cancer-related deaths among women. Breast density was found to be one of the risks factor that can affect the appearance of breast cancer. Women with more dense tissue visible on mammogram have greater risk (about 1.8 until 6 time higher) to developing breast cancer. While breast density itself can be affected by menopausal status, age, Body Mass Index (BMI), number of births and pregnancy, duration of menopause, and progesterone. Some studies show that there are some reduction percentage of density observed as women undergo menopausal stage. The purpose of this study is to analyse the correlation between mammographic density and menopausal status of women in Yogyakarta. This study is a cross-sectional study and used the secondary data that obtained from a principal study conducted by Radiology Department of RSUP dr. Sardjito with the title of "Insidensi Kanker Payudara pada Perempuan yang Beresiko terhadap Kanker Payudara di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta". The variables of the study will be analysed using the Spearman's Correlation. There was a non-significant and very weak negative correlation between mammographic density and menopausal status of women in Yogyakarta in the basic analysis (R=-.062, P-value=.171). However, after adjusting the confounding variables, such as Age and BMI, the results show that there is no correlation between the menopausal status and mammographic breast density, and the result was still not statistically significant (R=.000, P-value=.999). There was no correlation between mammographic density and menopausal status of women in Yogyakarta (R=.000 , P-value=.999). However, Age and BMI showed a weak and significant correlation to the mammographic density (R=-.231 , -.294 ; P-Value= .000 , .000).
Kata Kunci : Mammographic Breast Density, BI-RADS classification, Menopausal status