SISTEM KOMUNIKASI PENGEMBANGAN LITERASI BUDAYA BATAK TOBA (Studi pada Rumah Belajar Sianjur Mulamula, Kabupaten Samosir)
ELISABET MARTHAWATI, Prof. Dr. Partini, SU; Endang Sulastri S.Pt., MA, Ph.D
2020 | Tesis | MAGISTER PENYULUHAN DAN KOMUNIKASI PEMBANGUNANRumah Belajar Sianjur Mulamula bertujuan mengembangkan literasi budaya Batak Toba yang memiliki kemampuan berkomunikasi kepada banyak pihak. Studi ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teori yang digunakan adalah Teori Sistem Niklas Luhmann. Untuk mendapatkan data yang dibutuhkan, peneliti melakukan wawancara dengan cara partisipasi observasi. Sistem yang terbentuk sesuai dengan quintuple heliks yaitu sistem pendidikan, sistem ekonomi, sistem lingkungan alam, sistem masyarakat berbasis budaya dan berbasis media, dan sistem politik. Sistem yang paling aktif merespon adalah sistem pendidikan dan sistem ekonomi. Dalam proses sistem komunikasi terjadi dinamika komunikasi yang sangat fluktuatif. Konflik utama yang muncul diakibatkan oleh kepentingan ekonomi yang perlahan menggeser value pendidikan. Selain perbedaan sudut pandang tentang budaya, secara internal ketidaktransparanan keuangan rumah belajar menyebabkan menurunnya trust kelompok masyarakat kepada rumah belajar. Secara eksternal, program yang diimplementasikan pemerintah tidak tepat sasaran untuk mendukung literasi budaya rumah belajar melainkan untuk peningkatan pendapatan pariwisata. Secara teoritis penelitian ini juga berpendapat bahwa aktor dan sistem memiliki kontribusi masing-masing dalam pengembangan program keswadayaan masyarakat.
The goal of Rumah Belajar (literacy-based organization) Sianjur Mulamula is to develop the cultural literacy of Toba Batak people who is known to have a multicommunication intelligence. This research is a qualitative research with a descriptive approach. This research applies the Systems Teory of Niklas Luhmann. To obtain the required data, the researcher completed an interview by means of participant observation. The established systems according to quintuple helix are education system, economy system, natural environment system, culture and media based community system, and politic system. The most responsive system is education and economy system. There is a very fluctuating communication dynamics in the process of communication system. The major conflict that existed is caused of an economic interest that gradually replace education value. Aside of different perspective about culture, internally, intransparency of the community���¢�¯�¿�½�¯�¿�½s finance leads to decrease the public trust upon the community. Externally, the implemented programs by the government is inefficient in supporting the tourism income. Theoritically, this research argues that both actor and system has their own contribution in developing community���¢�¯�¿�½�¯�¿�½s subsistence.
Kata Kunci : Teori Sistem, Interpenetrasi, Rumah Belajar Sianjur Mulamula