Laporkan Masalah

Dampak Penghapusan Hambatan Non-Tarif Impor Daging Ayam terhadap Kesejahteraan Masyarakat Indonesia

PEPTI MAYA PUSPITA, Prof. Catur Sugiyanto, M.A., Ph.D.

2020 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penghapusan hambatan non-tarif impor daging ayam terhadap kesejahteraan masyarakat Indonesia. Hambatan tersebut berupa larangan impor daging ayam ras yang masuk dari Negara Brasil. Penelitian ini dilakukan karena kekalahan Indonesia dalam sidang WTO memaksa Indonesia untuk menerima impor daging ayam dari Brasil. Di sisi lain, ketersediaan daging ayam dalam negeri sudah dalam kondisi excess supply. Hal ini sangat berdampak pada petani dalam negeri karena dapat mengurangi keuntungan yang diperoleh dan kalah bersaing dengan produk daging ayam impor. Selain itu, terdapat literature gap mengenai dampak kebijakan penghapusan hambatan perdagangan terhadap kesejahteraan masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data panel dan analisis keseimbangan parsial. Analisis data panel digunakan untuk estimasi fungsi permintaan, penawaran, dan transmisi harga. Sementara itu, analisis keseimbangan parsial dilakukan untuk melihat dampak kebijakan terhadap kesejahteraan. Data yang digunakan berasal dari BPS, Kementerian Pertanian, dan Kementerian Perdagangan. Data meliputi periode waktu tahun 2011-2018 dengan unit analisis 33 provinsi di Indonesia untuk analisis data panel, sedangkan untuk simulasi menggunakan data rata-rata impor Brasil tahun 2004-2008 dan price-gap dari harga dunia dan domestik. Hasil analisis data panel menunjukkan bahwa pada estimasi fungsi permintaan, harga daging ayam, harga daging sapi, dan pendapatan berpengaruh signifikan terhadap konsumsi daging ayam. Selanjutnya, pada estimasi fungsi penawaran, yang berpengaruh terhadap jumlah produksi adalah harga daging ayam, harga jagung, produksi periode sebelumnya, jumlah penduduk, dan curah hujan. Sementara itu, pada transmisi harga, harga daging ayam di tingkat konsumen berpengaruh terhadap harga daging ayam di tingkat produsen. Terakhir, dengan analisis keseimbangan parsial hasil penelitian menunjukkan bahwa penghapusan hambatan non-tarif impor berupa masuknya impor daging ayam dari Brasil dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

The purpose of this study is to analyze the impact of removing non-tariff barriers of chicken meat on the Indonesian welfare. The barrier refers to a ban on the import of chicken meat from Brazil. The background of this research is how Indonesia is defeated in the WTO session that resulting on Indonesias obligation to accept imports of poultry from Brazil. Meanwhile, our domestic supply on chicken meat is in excessive. This matter impact severely on domestic farmers, because it can reduce profits obtained due to inability to compete with imported chicken product. In addition, there is a literature gap regarding the impact of policies on removing trade barriers towards the welfare of society. The method used in this research is panel data analysis and partial equilibrium analysis. Panel data analysis is used for estimating the demand, supply and price transmission, while a partial equilibrium analysis conducted to see the impact of policies on welfare. The data used comes from BPS, the Ministry of Agriculture, and the Ministry of Trade. Data covers the period of 2011-2018 with unit of analysis of 33 provinces in Indonesia for panel data analysis, while for the simulation uses data on average Brazilian imports in 2004-2008 and price-gaps of world and domestic prices. The results of the panel data analysis show that in estimating demand, chicken meat prices, beef prices, and income have an effect on consumption of chicken meat. Furthermore, regarding supply estimate, which affects the amount of production is the price of chicken meat, corn prices, number of production on the previous period, population, and rainfall. Subsequently on the transmission price, the price of chicken meat at the consumer level affects the price of chicken meat at the producer level. Finally, result of the study with a partial equilibrium analysis show that removing non-tariff barriers of chicken meat from Brazil can improve the welfare of the Indonesian society.

Kata Kunci : hambatan non-tarif, daging ayam, estimasi permintaan, estimasi penawaran, estimasi transmisi harga, kesejahteraan, data panel, keseimbangan parsial/non-tariff barriers, chicken meat, demand, supply, price transmission, welfare, panel data, partial equilib

  1. S2-2020-432537-abstract.pdf  
  2. S2-2020-432537-bibliography.pdf  
  3. S2-2020-432537-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2020-432537-title.pdf