EVALUASI DAMPAK PEMBANGUNAN PARIWISATA MENGGUNAKAN KONSEP COMMUNITY BASED TOURISM (CBT) DI KAWASAN WISATA TEBING BREKSI
NURWANTO, Dr. Ely Susanto, MBA
2019 | Tesis | MAGISTER MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIKPenelitian ini membahas tentang evaluasi dampak pembangunan pariwisata di Tebing Breksi menggunakan konsep community based tourism (CBT) atau pariwisata berbasis masyarakat/komunitas. CBT merupakan strategi pembangunan yang menggunakan pariwisata sebagai alat memperkuat komunitas lokal yang dikelola oleh, dari, dan untuk masyarakat, serta mempertimbangkan aspek keberlangsungan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan ialah kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Data yang digunakan bersumber dari data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dengan mewawancarai narasumber yang dinilai kompeten dengan bidangnya serta sesuai dengan topik penelitian. Data sekunder diperoleh dari kajian sebelumnya, dokumentasi, notulensi, dan laporan kegiatan yang berkaitan dengan Tebing Breksi. Evaluasi prinsip CBT di Tebing Breksi dilihat berdasarkan lima aspek, yaitu (i) prinsip ekonomi berkaitan dengan timbulnya dana untuk pengembangan komunitas, terciptanya pekerjaan yang menyerap tenaga kerja lokal, dan peningkatan pendapatan masyarakat bersumber dari kegiatan pariwisata. (ii)Prinsip sosial ditandai dengan peningkatan kualitas hidup, peningkatan kebanggaan komunitas terhadap adanya Tebing Breksi, adanya pembagian peran gender yang adil dari segi usia, dan adanya manajemen organisasi untuk membangun komunitas. (iii) Prinsip budaya meliputi masyarakat terdorong menghormati budaya lain, membantu perkembangan pertukaran budaya, dan menanamkan perkembangan dalam budaya lokal. (iv) Prinsip lingkungan meliputi adanya pembelajaran terhadap daya dukung, adanya manajemen pengelolaan sampah, dan adanya kepedulian terhadap konservasi. (v) Prinsip politik ditandai dengan adanya partisipasi masyarakat lokal, peningkatan kekuasaan komunitas yang lebih luas dan mekanisme yang menjamin hak masyarakat lokal dalam pengelolaan sumber daya alam (SDA). Hasil analisis menunjukan bahwa prinsip-prinsip CBT yang diterapkan di Tebing Breksi secara keseluruhan sudah menunjukan keberhasilan walaupun dari beberapa indikator dari prinsip CBT perlu dioptimal lagi, adapun dampak yang diperoleh masyarakat dengan adanya CBT ini adalah meningkatnya pendapatan ekonomi, meningkatnya kualitas hidup, kepedulian terhadap manajemen pengelolaan sampah dan saling menghormati antar budaya. Selain itu keberhasilan CBT tidak lepas dari peran aktif masyarakat serta dukungan pemerintah.
This study discusses the evaluation of development in Tebing Breksi using the concept of Community Based Tourism (CBT). Cummunity Based Tourism is a development strategy that uses tourism as a tool to strengthen local communitiea that are managed by, from and for the community, and consolider aspects of sustainability to improve people's welfare. The research method used is qualitative using a case study approach. While the data used is sourced from primary data and secondary data. Primary data was obtained by interviewing speakers who are considered competent in their fields and in accordance wit h the research topic. Secondary data were obtained from previous studies, documentation, minutes and reports on activities related to Tebing Breksi Evaluation of CBT principles at Tebing Breksi is seen based on five aspects namely, (i) economic principles related to the emergence of funds for community development, job creation that absorbs the local workforce, and an increase in community income derived from tourism activities. (ii) Social principles are marked by improving the quality of life, increasing community pride in the presence of Tebing Breksi, the existence of gender roles that are fair in terms of age and the existence of organization management to build community. (iii) Cultural principles include the community being driven to respect other cultures, foster the development of cultural exchanges and instill developments in local culture. (iv) Environmental principles include learning about carrying capacity, the existence of waste management and concern for conservation. (v) Political principles are marked by the participation of lokal communities, increasing the power of broader communities and mechanism that guarantee the rights local communities in natural reseource management (SDA). The results of the analysis show that the principles of CBT applied at Tebing Breksi as a whole have shown success even though some of the incators of the CBT principle need to be optimized again, as for the impact obtained by the community with the existence of this CBT are increased economic income, improved quality of life, concern for waste management and mutual respect between cultures. In addition the success of CBT cannot be separated from the active role of the community and government support.
Kata Kunci : Keywoard: Evaluation, Community Based Tourism, Tourism Impact.