TESIS PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PROSES PERENCANAAN PEMBANGUNAN PASAR (Studi Kasus di Kabupaten Maybrat Provinsi Papua Barat)
ORTISAN YUMTHE, Dr.Agus Heruanto Hadna, M.Si.
2020 | Tesis | MAGISTER MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIKABSTRAK Idealnya sebagai kabupaten baru yang dimekarkan dan kaya akan sumber daya alam sangatlah, penting untuk pemerintah mengambil kebijakan pembangunan yang tepat guna untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam konteks pembangunan pemberdayaan masyarakat. Sumber daya aparatur menjadi penting ketika aparatur akan hadir sebagai aktor utama di dalam pembangunan itu sendiri. Pentingnya sumber daya aparatur bagi pemerintah Kabupaten Maybrat, maka tujuan dari penelitian ini adalah ingin melakukan penelitian tentang Partisipasi Masyarakat Dalam Proses Perencanaan Pembangunan Pasar di Kabupaten Maybrat. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif. Data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah data primer yang dikumpulkan melalui observasi dan wawancara mendalam, dan data sekunder yang diperoleh dengan teknik dukumnetasi. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif kualitatif. Penelitian ini mengukur sejuhmana keterlibtan masyarakat dalam proses musyawarah perencanaan pembangunan musrembang yang dilaksanakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) bersama dengan masyarakat di tingkat kampung sampai pada tingkat distrik. Dalam proses musrebang pemerintah akan tatap muka dengan masyarakat untuk mendengarkan penyampaian kebutuhan-kebutuhan atau masalah-masalah yang dihadapi oleh masyarakat di masing-masing kampung di Kabupaten Maybrat. Kebijakan pemerintah untuk membangun pasar ada enam pasar yang dibangun oleh pemerintah untuk masyarakat, sampai hari ini pasar tersebut tidak dipakai oleh pedagang pasar untuk menjual barang-barangya. Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi sehingga masyarakat tidak terlibat secara penuh dalam kegiatan musrebang. Dan apa yang menjadi kendala sehingga masyarakat lebih khusus pedagang pasar tidak memakai pasar tersebut. Hasil penelitian ini menunjuan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi masyarakat: 1) Kualitas sumber daya manusia SDM aparatur yang berada di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) tidak memiliki pengetahuan atau pemahaman tentang perencanaan pembangunan. 2). Pendidikan masyarakat. Rata-rata pendidikan masyarakat tidak memiliki pendidikan sehingga berpengaruh pada pemahaman atau pengetahuan masyarakat tentang musyawarah perencanaan pembangunan. 3). Pemerintah kurang melakukan sosialiasi kepada masyarakat tentang penting muserembang dan juga pemerintah kurang melakukan penguatan kapasitas aparatur pemerintah kampung. 4). Proses pembangunan pasar tidak berdasarkan masukan dari masyarakat. 5). Pembangunan pasar tidak berada pada daerah yang strategis atau pusat pertumbuhan ekonomi. 6). Musrebang tidak sepenuhnya melibatkan seluruh masyarakat, dalam proses musrembang pemerintah kurang membuka ruang kepada masyarakat untuk menyampaikan usulan-usulan bersifat saran atau masukan. 7). Budaya masyarakat yang mengakap bahwa kehadiran pembangunan kurang penting bagi mereka.8). kehadiran pasar hanya memenuhi kepentingan elit-elit lokal tanpa melihat kepentingan masyarakat. Kata Kunci: Partisipasi Masyarakat dan Pembangunan, Pasar di Kabupaten Maybrat
ABSTRACT Ideally As a newly developed district and rich in natural resources, it is important for the government to take appropriate development policies to improve the welfare of the community. In the context of community empowerment development. Apparatus resources become important when the apparatus will be present as the main actor in the development itself. The importance of apparatus resources for the Maybrat Regency government, the purpose of this study is to conduct research on Community Participation in the Market Development Planning Process in Maybrat Regency. This research was conducted with a qualitative descriptive method. The data needed in this study are primary data collected through observation and in-depth interviews, and secondary data obtained by documentation techniques. The collected data were analyzed descriptively qualitatively. This research measures the extent of community involvement in the process of deliberation on development planning which is carried out by the Regional Development Planning Agency (Bappeda) together with the community at the village level to the district level. In the musrebang process the government will meet face to face with the community to listen to the delivery of the needs or problems faced by the community in each village in Maybrat Regency. The government's policy to build a market there are six markets built by the government for the community, to this day the market is not used by market traders to sell their goods. What factors influence so that the community is not fully involved in musrebang activities. And what becomes an obstacle so that more specifically the market traders do not use the market. The results of this study indicate that the factors that influence society: 1) The quality of human resources in the human resources of the apparatus in the Regional Development Planning Agency (Bappeda) does not have knowledge or understanding of development planning. 2). Community education. The average education level of the community does not have education so it affects the understanding or knowledge of the community about development planning deliberations. 3). The government did not socialize to the community about the importance of development and also the government did not strengthen the capacity of the village government apparatus. 4). The market development process is not based on input from the public. 5). Market development is not in a strategic area or an economic growth hub. 6). Musrebang does not fully involve the entire community, in the development process the government does not open space for the community to submit suggestions or suggestions. 7). The culture of the people who perceive that the presence of development is not important to them.8). market presence only fills the interests of local elites regardless of the interests of the community. Keywords: Community Participation and Development, Markets in Maybrat Regency
Kata Kunci : Kata Kunci: Partisipasi Masyarakat dan Pembangunan, Pasar di Kabupaten Maybrat