Laporkan Masalah

Rancang Bangun Wireless Electronic Nose untuk Memantau Polusi Udara

Alvin Leonardo, Danang Lelono; Muhammad Idham Ananta Timur

2020 | Skripsi | S1 ELEKTRONIKA DAN INSTRUMENTASI

Udara yang kita hirup sehari-hari tidak menjamin bisa terbebas dari polusi udara. Setiap tahunnya polusi udara mengalami peningkatan sehingga mengakibatkan buruknya kualitas udara. Secara teoritis penambahan sensor untuk menyesuaikan jenis polutan yang dipantau mudah dilakukan. Namun secara praktek lapangan diperlukan biaya, tenaga dan peralatan pendukung yang tidak sedikit sehingga hal yang demikian ini menjadi kurang praktis. Diperlukan sebuah instrumen alternatif lain untuk memantau polutan yang praktis, bersifat bergerak, selalu update dan dapat menekan biaya yang dikeluarkan. Electronic nose dapat menjadi alternatif lain yang bisa dilakukan untuk memantau polusi udara dengan jumlah sensor gas yang lebih sedikit. Pada penelitian ini menggunakan smartphone sebagai alat pemantau dan menggunakan 3 buah e-nose (node) dengan masing-masing memiliki 3 sensor gas berbeda untuk mendeteksi pola udaranya. Rancang bangun e-nose ini menghasilkan nilai akurasi sebesar 99,65%, nilai presisi sebesar 99,58%, nilai sensitivitas sebesar 99,40% dan nilai spesifisitas sebesar 99,72%.

The air we breathe everyday does not guarantee to be free from air pollution. Every year air pollution increases, resulting in poor air quality. Theoretically, the addition of sensors to adjust the type of pollutants being monitored is easy to do. However, in practice the cost, labor and supporting equipment required are not insignificant, so this has become less practical. An alternative instrument is needed to monitor pollutants that are practical, mobile, always updated and can reduce costs. Electronic nose can be another alternative that can be done to monitor air pollution with a smaller number of gas sensors. In this study, using a smartphone as a monitoring device and using 3 e-nose (node) with each of them has 3 different gas sensors to detect air patterns. This e-nose design produces an accuracy value of 99.65%, a precision value of 99.58%, a sensitivity value of 99.40% and a specificity value of 99.72%.

Kata Kunci : Kualitas udara, electronic nose, wireless, LDA

  1. S1-2020-377974-abstract.pdf  
  2. S1-2020-377974-bibliography.pdf  
  3. S1-2020-377974-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2020-377974-title.pdf