Optimasi Produk Olahan Carica Di CV. YF Kabupaten Wonosobo
KHAIRUL FAHMI, Dr. Jangkung Handoyo Mulyo, M.Ec. ; Ir. Any Suryantini, MM., Ph.D.
2020 | Tesis | Magister Manajemen AgribisnisKarakteristik buah carica yang asam, pahit dan bergetah mengharuskan diolah terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Salah satu perusahaan agroindustri pengolah buah carica menjadi manisan carica, jus carica, selai carica dan sirup carica adalah CV. YF. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui jumlah produksi optimal, (2) mengetahui status kendala sumberdaya dan status kendala permintaan (3) mengetahui sensitivitas produksi optimal apabila ada kenaikan dan penurunan keuntungan atau kendala ketersediaan sumberdaya. Optimasi produksi akan tercapai apabila sumberdaya yang terbatas dalam perusahaan digunakan dengan efisien. Data yang digunakan adalah data sumberdaya yang dimiliki perusahaan. Untuk mengolah data tersebut digunakan alat analisis linear programming. Produksi optimal produk olahan carica per bulan dengan memproduksi manisan carica 54.224,98 kemasan, jus carica 318 kemasan, selai carica 4 kemasan dan sirup carica 27 kemasan. Keuntungan maksimal yang dicapai dengan kombinasi tersebut adalah Rp. 90.867.510 per bulan. Fungsi kendala sumberdaya dengan status langka atau habis terpakai dalam proses produksi adalah sumberdaya bahan penunjang gula yang menyebabkan perubahan keuntungan sebesar Rp. 20.687,50 apabila ketersediaan gula berubah sebesar satu kilogram. Kendala sumberdaya yang tidak habis terpakai dalam proses produksi adalah buah carica, sitrat, tepung benzoate, air, LPG 12 Kg dan tenaga kerja. Kendala permintaan dengan status ketat adalah permintaan jus carica, selai carica dan sirup carica. Kendala permintaan manisan carica dalam kondisi longgar atau permintaannya belum dapat sepenuhnya terpenuhi. Analisis sensitivitas menunjukkan keuntungan manisan carica dapat ditingkatkan 4,97% dari keuntungan solusi optimal. Kendala permintaan jus carica memiliki tingkat kepekaan yang tinggi yang dapat menambah keuntungan sebesar Rp. 18.734.242 apabila permintaan meningkat sampai kebatas atas yang diizinkan. Kendala ketersediaan gula dapat menambah keuntungan sebesar Rp. 17.017.744,4 apabila ketersediaan gula ditingkatkan sampai batas atas yang diizinkan. Kendala permintaan sirup carica dapat menambah keuntungan sebesar Rp. 9.064.954 apabila permintaan meningkat sampai kebatas atas yang diizinkan. Kendala permintaan selai carica dapat menambah keuntungan sebesar Rp. 1.912.396 apabila permintaan meningkat sampai kebatas atas yang diizinkan. Oleh karena perusahaan secara internal dapat meningkatkan ketersediaan gula dan memperhatikan ketersediaan sumberdaya lainnya agar proses produksi dapat berjalan dengan lancar. Selanjutnya untuk meningkatkan permintaan-permintaan produk selain manisan carica, perusahaan dapat membuat strategi promosi penjualan yang menarik.
Carica fruits are sour and bitter and have sap, they have to be processed before consumed. One of the agro-industrial companies that process carica fruits into carica compote, carica juice, carica jam, and carica syrup is CV. YF. This study aims to (1) determine the optimal production quantity, (2) determine the status of the resource constraints and the status of the demand (3) determine the sensitivity of the optimal production when there are increases and decreases in profit or resource availability constraints. Optimization of production will be achieved when scarce resources are used efficiently in the company. The data used is the data resources of the company. To process, the data used linear programming analysis tools. Carica optimal production of refined products per month was by producing compote carica 54 224, 98 packs, 318 packs of carica juice, 4 packs of carica jam and 27 packs of carica syrup. The maximum profit is achieved with the combination is IDR 90.867.510 million per month. Resource constraint functions with rare status or been used up in the production process is resource materials supporting the sugar that causes a change in profit i.e. IDR 20,687.50 if the availability of sugar changes by one kilogram. Resource constraints are not used up in the production process is the carica fruit, citrate, benzoate flour, water, LPG 12 Kg, and labor. The constraint with tight status is the demand for carica juice, carica jam, and carica syrup. Carica compote demand constraints in loose conditions or the demand can not be fully met. Constraint to carica juice demand has a high level of sensitivity which can increase profit by IDR. 18,734,242 if the demand rises to the upper limit allowed. Sugar availability constraints can increase net profit IDR. 17,017,744.4 if the availability of sugar was increased to the upper limit allowed. Constraints demand carica syrup can increase in profit IDR. 9,064,954 if demand increases to above are allowed. Carica jam demand constraints can increase profits by IDR. 1,912,396 if the demand can be increased to the permitted upper limit. Therefore the company internally to improve the availability of sugar and pay attention to the availability of more resources for the production process can run smoothly.
Kata Kunci : Carica, Duality, Linear Programming, Optimization, Sensitivity Analysis