Laporkan Masalah

MAKNA DAN STRATEGI PENGEMBANGAN PRODUK WISATA BUDAYA FESTIVAL SEBA BADUY DI BANTEN

HARDIMAN, Drs. Hendrie Adji Kusworo, M.Sc., Ph.D. ; Siti Nurul Rofiqo Irwan, S.P., M.Agr. Ph.D.

2020 | Tesis | Magister Kajian Pariwisata

Festival Seba Baduy (FSB) merupakan puncak kegiatan upacara adat masyarakat Baduy dalam melaksanakan amanat leluhur. Tujuan dari kegiatan ini adalah ekspresi rasa syukur dan penghormatan masyarakat Baduy kepada pemerintah. Bentuk rasa syukur dan penghormatan ini dengan mempersembahkan sesuatu yang dianggap berbarga (sesaji, dalam konteks ini adalah berupa hasil bumi). FSB merupakan salah satu acara tahunan dan sudah dikembangkan oleh pemerintah Provinsi Banten. FSB memberikan nilai tambah dan manfaat yang lebih luas bagi pengunjungn dan masyarakat. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan makna upacara Seba Baduy dan merumuskan strategi pengembangan wisata budaya FSB. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis SWOT. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa FSB berada di kuadran II, dengan menggunakan kekuatan untuk mengatasi ancaman. Strategi yang disarankan bagi FSB adalah diversifikasi strategi, dengan memanfaatkan kekuatan yakni lokasi acara berada di pusat kota dan meminimalisi ancaman yakni dampak sosial, budaya dan berakibat kerusakan terhadap lingkungan. Rumusan alternatif strategi pengembangan wisata budaya FSB adalah bekerjasama dengan masyarakat baduy mengenai hal koordinasi penyelenggaraan upacara Seba Baduy, penyelenggaraan FSB yang inovatif dengan menampilkan hasil kebudayaan yang ada di Banten dan berkelanjutan.

Seba Baduy Festival (SBF) is the peak of ceremony as the hereditary tradition carried out by the Baduy community. This ceremony aims to express gratitude and respect to the government from the Baduy community. The gratitude and respect are symbolized by giving the earth offerings. SBF is an annual event and has been developed by the Banten provincial government. SBF provides an added value to the destination and greater benefits for the visitors and public. The purpose of this study was to describe the meaning of the Seba Baduy ceremony and formulate a strategy for developing SBF cultural tourism. The data was analyzed using descriptive analysis and SWOT analysis. The results of this study indicated that the SBF is in quadrant II, using the strength to overcome the threats. Hence, the recommended strategy for the SBF is strategy diversification, by utilizing the strength such as location which is located in the city center and minimizing the threat such as social impact, cultural impact and environmental impact. An alternative strategy formulation of the SBF cultural tourism development is to collaborate with the Baduy community regarding the implementation of Seba Baduy ceremony and organization of the innovative and sustainable SBF event.

Kata Kunci : ANALISIS SWOT, MAKNA, SEBA BADUY, STRATEGI PENGEMBANGAN, WISATA BUDAYA

  1. S2-2020-420064-abstract.pdf  
  2. S2-2020-420064-bibliography.pdf  
  3. S2-2020-420064-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2020-420064-title.pdf