PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI KECEMASAN MATEMATIKA SISWA
MEI KURNIA DEWI, Bhina Patria
2020 | Skripsi | S1 PSIKOLOGIPrestasi matematika siswa di Indonesia tergolong rendah. Salah satu faktor yang mempengaruhi prestasi adalah faktor internal yaitu kecemasan matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran kecemasan matematika terhadap prestasi matematika. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner terhadap 92 siswa Sekolah Menengah Atas. Skala kecemasan matematika diukur menggunakan skala Abbreviated Math Anxiety Rating Scale (AMAS) oleh Hopko et al., (2003) yang telah diadaptasi oleh Suminta (2014) dan data prestasi matematika diperoleh dari hasil penilaian harian terpadu (PHT). Metode analisa menggunakan teknik analisis regresi linear sederhana. Penelitian ini menunjukkan bahwa kecemasan matematika memiliki sumbangan efektif sebesar 24% terhadap prestasi matematika (R2 = 0,24, F(1,92)=28,48, 0.001<0,01), dengan nilai koefisien regresi (Beta=-888, p<0,01) menunjukkan bahwa kecemasan matematika berperan negatif terhadap prestasi matematika. Serta ditemukan pula terdapat perbedaan kecemasan matematika berdasarkan jenis kelamin. Siswa perempuan memiliki kecemasan matematika yang lebih rendah dibanding siswa laki-laki.
Mathematics achievement of students in Indonesia is relatively low. Math anxiety is one of the factors that influence achievement in internal factor. The aims of the study is to examine the role of math anxiety on mathematics achievement. Quistionnaire Led for collecting data Alt 92 high school student. The data collectionmath anxiety scale was measured using the Abbreviated Maths Anxiety Rating Scale (AMAS) by Hopko et al., (2003) which was adapted by Suminta (2014) and the mathematics achievement data was obtained from Penilaian Harian Terpadu (PHT) results. The analysis method uses simple linear regression analysis techniques. This study shows that math anxiety has an effective contribution of 24% (R2 = 0,24, F(1,92)=28,48, 0.001<0,01), it was found that math anxiety have negative role on mathematics achievement (Beta=-888, p<0,01) and also found differences in math anxiety based on gender. Female students have lower math anxiety than male students.
Kata Kunci : kecemasan matematika, prestasi, sekolah menengah atas