Laporkan Masalah

KECEMASAN MAHASISWA YANG SEDANG MENGERJAKAN SKRIPSI DITINJAU DARI JENIS KELAMIN DAN STATUS PERGURUAN TINGGI

ATHIRA ZAHRINA, Dr. Dra., Aisah Indati, M.S., Psikolog

2020 | Skripsi | S1 PSIKOLOGI

Penelitian menemukan bahwa lambatnya proses mahasiswa dalam mengerjakan skripsi ternyata disebabkan karena sebagian besar mahasiswa tidak memiliki judul untuk skripsi, pelaksanaan proses bimbingan yang tidak intensif; kampus tidak memiliki ruang khusus bagi mereka yang konsen untuk menyelesaikan skripsi dan tidak ada punishment untuk mereka yang tidak mentaati janji perkuliahan. Hal tersebut dapat dilihat dari jenis kelamin dan status perguruan tinggi yang dianggap berperan terhadap kecemasan mahasiwa yang sedang mengerjakan skripsi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peran jenis kelamin dan status perguruan tinggi terhadap kecemasan mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi. Alat ukur pada penelitian ini disusun langsung oleh peneliti. Analisis regresi linear berganda dilakukan pada data empiris pada 251 mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi yang tersebar di Pulau Jawa, Sulawesi, Sumatra dan Bali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kelamin berperan terhadap kecemasan mahasiwa yang sedang mengerjakan skripsi ( t = -29,108, p < 0,05). Sedangkan status perguruan tinggi tidak berperan terhadap kecemasan mahasiwa yang sedang mengerjakan skripsi ( t = 0,225, p > 0,05). Nilai sumbangan efektif variabel jenis kelamin dan status perguruan tinggi terhadap kecemasan mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi sebesar 41,4%.

Research found that the slow process of working on a thesis is caused by, most students did not have a title for their thesis, implementation of the guidance process that is not intensive, campus does not have a special room for those who want to complete a thesis, and there are no penalties for those who do not keep their class promises. Other than that, sex and the status of their university are also thought to affect students working on their final research anxiety. This study aims to look at the role of the sex and status of higher education towards students anxiety who are working on their thesis. The measurement was designed by this researcher herself. Multiple linear regression analysis was performed on empirical data on 251 students who were working on their thesis spread across Java, Sulawesi, Sumatra and Bali. The results show that sex has a role towards students working on their final projects anxiety (t = -29,108, p <0.05). However, the status of their university does not have an effect towards the anxiety students working on their final research project (t = 0.225, p> 0.05). The effective contribution of the variables sex and university status toward the anxiety of students working on their thesis was 41,4%.

Kata Kunci : jenis kelamin, status perguruan tinggi, kecemasan mahasiswa mengerjakan skripsi; sex, university status, anxiety in students finishing thesis

  1. S1-2020-383620-Abstract.pdf  
  2. S1-2020-383620-Bibliography.pdf  
  3. S1-2020-383620-TableOfContent.pdf  
  4. S1-2020-383620-Title.pdf