PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL TRHADAP PENERIMAAN PERUBAHAN DENGAN KEPERCAYAAN PADA PEMIMPIN SEBAGAI VARIABEL PEMEDIASI STUDI PADA PEMERINTAH KABUPATEN KAPUAS HULU
DWI DHARMAWAN, Ely Susanto, S.IP., M.B.A., Ph.D.
2020 | Tesis | Magister ManajemenPerubahan merupakan salah satu proses untuk menjadikan sebuah organisasi dapat bersaing dan berkembang menjadi lebih baik. Perubahan dapat diartikan sebagai cara organisasi untuk dapat beradaptasi terhadap tekanan dan tantangan yang datang dari lingkungan organisasi baik itu lingkungan eksternal maupun lingkungan internal (Palmer et al., 2017). Kepemimpinan transformasional bisa dikatakan sebagai gaya kepemimpinan yang sangat relevan dengan perubahan, karena esensi dari kepemimpinan transformasional adalah menginisiasi perubahan dan memersuasi anggotanya untuk dapat menerima perubahan (Bass dan Riggio, 2006). Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat kuantitatif konfirmatori yang memiliki tujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap penerimaan perubahan dengan kepercayaan pada pemimpin sebagai variabel pemediasi. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan non-probability sampling dengan teknik purposive sampling yang memiliki 5 kriteria. Sampel untuk penelitian ini ialah pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu dan bertugas pada organisasi perangkat daerah yang pernah mengalami proses perubahan nomenklatur. Kuesioner disebarkan sebanyak 130 rangkap secara manual dengan bantuan satu orang staf pada Badan Keuangan Daerah Kabupaten Kapuas Hulu. Data yang dapat dianalisis sebanyak 112 rangkap. Penelitian ini menggunakan software SPSS untuk menguji pengaruh antara variabel kepemimpinan transformasional terhadap variabel penerimaan perubahan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional mempengaruhi penerimaan perubahan baik secara langsung maupun tidak langsung dengan dimediasi oleh kepercayaan terhadap pemimpin.
Organizational change is a process to ensure an organization can compete and evolve for the better. Organizational change can be interpreted as a way for an organization to adapt to the pressures and challenges as a result of both the external and internal organizational environment (Palmer et al., 2017). Transformational leadership is a leadership style that is suitable for organizational change because the transformational leadership aims to initiate change and to persuade the members in order to accept change (Bass and Riggio, 2006). This research was a quantitative confirmatory study having the objective to analyze the effect of transformational leadership on accepting change with trust in leaders as a mediating variable. In this study, methods of data collection used non-probability sampling using a purposive sampling technique with five criteria. The sample for this study was civil servants in the District Government of Kapuas Hulu and worked in regional apparatus organizations that experienced the process of changing nomenclature. The questionnaire was handed out as many as 130 copies manually with the help of one staff member at the Regional Finance Agency of Kapuas Hulu District. There were 112 analyzable duplicate data founded. This study used SPSS software to test the effect of transformational leadership variables on the variable of acceptance of change. The results obtained from this study indicated that transformational leadership influenced the acceptance of changes either directly or indirectly by being mediated by trust in leaders.
Kata Kunci : perubahan organisasi, kepemimpinan transformasional, penerimaan perubahan, kepercayaan pada pemimpin, pemerintah kabupaten kapuas hulu.