Laporkan Masalah

Perbandingan Perubahan Pemanfaatan Ruang Sebelum dan Sesudah Penetapan Kawasan Sarbagita di Kecamatan Kuta Utara

I PT WINDHU SANJAYA, Ir. Agam Marsoyo, M.Sc., Ph.D., Deva Fosterharoldas Swasto, S.T., M.Sc., Ph.D.

2020 | Tesis | MAGISTER PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA

Kecamatan Kuta Utara merupakan wilayah pinggiran kota yang mengalami perkembangan pesat terutama pada pemanfaatan ruangnya. Sejak tahun 2011, Kecamatan Kuta Utara ditetapkan sebagai bagian wilayah pengembangan kawasan Sarbagita yang merupakan kawasan strategis nasional. Kawasan Sarbagita merupakan pusat pertumbuhan ekonomi, sehingga pengaturan tata ruang diharapkan dapat mengakomodir berbagai kepentingan terutama dalam pemanfaatan ruang di kawasan Sarbagita. Ruang yang memiliki sifat tetap dan terbatas dihadapkan pada kehidupan manusia yang dinamis dan terus berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk 1) membandingkan perubahan pemanfaatan ruang sebelum dan sesudah penetapan kawasan Sarbagita di Kecamatan Kuta Utara dan 2) membandingkan faktor-faktor yang menyebabkan perubahan pemanfaatan ruang sebelum dan sesudah penetapan kawasan Sarbagita di Kecamatan Kuta Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan deduktif kuantitatif dan kualitatif. Data penelitian diklasifikasikan menjadi dua bagian yaitu 1) data primer berupa hasil observasi lapangan serta hasil wawancara, dan 2) data sekunder berupa data citra satelit serta data yang diperoleh dari dokumen-dokumen. Analisis perubahan pemanfaatan ruang dilakukan secara spasial dengan software SIG. Sedangkan analisis faktor-faktor yang menyebabkan perubahan pemanfaatan ruang dilakukan dengan analisis deskriptif kualitatif dengan mengolah data hasil wawancara dan observasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Kecamatan Kuta Utara terjadi perubahan pemanfaatan ruang sejalan dengan meningkatnya aktivitas pada kawasan pusat pertumbuhan yang ada di sekitarnya. Disamping itu, keberadaan tata ruang kawasan Sarbagita mendorong pertumbuhan kawasan terbangun karena meningkatkan investasi yang ada di Kecamatan Kuta Utara. Faktor prakarsa pengembang mempunyai peranan yang kuat dalam mengarahkan perkembangan spasial Kecamatan Kuta Utara. Pengembang sebagai pemilik modal membangun kawasan perumahan dan akomodasi pariwisata di Kecamatan Kuta Utara yang berlokasi strategis dan terdapat tata ruang yang mendukung.

Kecamatan Kuta Utara is a developing suburb. Since 2011, Kecamatan Kuta Utara is defined as part of the development area of Sarbagita which is the national strategic area. Sarbagita area is the center of economic growth, so that spatial arrangement is expected to accommodate various interests, especially in land use in the area of Sarbagita. Space that has a permanent and limited nature is faced with a dynamic and ever-evolving human life. This study aims to 1) compare the land use changes before and after the establishment of the Sarbagita area in Kecamatan Kuta Utara and 2) compare the factors that cause changes in land use before and after establishment the Sarbagita area in Kecamatan Kuta Utara. This research uses quantitative and qualitative deductive approach. The research data consider into two parts, namely 1) primary data in the form of field observations and interviews, and 2) secondary data in the form of satellite imagery data and data obtained from documents. Analysis of changes in land use is carried out spatially with GIS software. While the analysis of the factors that cause changes in space is done with a qualitative descriptive analysis by processing data from interviews and observations. This research found that Kecamatan Kuta Utara changes in the land use in line with increasing activity in the surrounding growth centers. In addition, the spatial planning of the Sarbagita area encourages the growth of the built area due to increased investment in Kecamatan Kuta Utara. The development initiative factor has a strong role in the spatial development of Kecamatan Kuta Utara. The developer as the owner of capital builds a residential area and tourism accommodations in Kuta Utara that is strategically located and provides a supportive spatial plan.

Kata Kunci : Kawasan Perkotaan Sarbagita, Wilayah Pinggiran Kota, Perubahan Pemanfaatan Ruang

  1. S2-2020-407681-abstract.pdf  
  2. S2-2020-407681-bibliography.pdf  
  3. S2-2020-407681-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2020-407681-title.pdf