Laporkan Masalah

ANALISA PENYEBAB KEMATIAN KLINIS SETELAH 48 JAM RAWAT INAP DI RSUP DR. SARDJITO TAHUN 2017

BOYKE AIRLANGGA, dr. Ida Bagus Gede Surya P.P, Sp.F.M(K);dr.Martiana Suciningtyas T.A, Sp.F

2020 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN

INTISARI Latar belakang: Kematian adalah salah satu indikator mutu pelayanan kesehatan yang penting. Di Inggris dan Wales tahun 2005 sekitar 73% dari total kematian terjadi di rumah sakit. Dari seluruh total kematian di rumah sakit 22,7% kematian sebenarnya dapat dihindarkan bila mendapatkan perawatan yang optimal (Hayward & Hofer, 2001). Net Death Rate (NDR) merupakan indikator mutu pelayanan yang penting karena berhubungan dengan kemampuan rumah sakit dalam menyelamatkan jiwa pasien yang ditanganinya. Jika NDR pada sebuah rumah sakit cenderung meningkat, maka kemungkinan terjadi penurunan performance dan mutu dalam rumah sakit tersebut. (Rahmawati, 2013). Tujuan: Untuk mengetahui gambaran penyebab kematian klinis di RSUP Dr. Sardjito, kesesuaian yang ditulis pada rekam medis dan surat keterangan penyebab kematian, dan mengetahui distribusi pasien yakni usia, jenis kelamin, cara datang pasien dan pekerjaan pasien. Metode: Penelitian ini merupakan studi deskriptif observasi dengan menggunakan metode Cross Sectional dan menggunakan simple random sampling untuk pengambilan sampelnya dengan memakai rekam medis sebagai sumber data, adapun data yang diambil diantaranya penyebab kematian klinis pasien dan kesesuainya pada yang tertulis di rekam medis, usia, pekerjaan, cara datang, dan jenis kelamin. Hasil: Hasil dari penelitian ini di dapatkan bahwa penyebab kematian klinis terbanyak adalah pada kategori penyakit pada sistem pernapasan sebanyak 26,4%. Kesesuaian catatan medis dan surat keterangan penyebab kematian sebanyak 69,6%. Distribusi data pasien masing masing yang tertinggi sebagai berikut, kategori usia yang terbanyak adalah Lansia dan Manula (LM) 52%, kategori jenis kelamin yang tebanyak adalah laki laki 65,6%, kategori cara datang yang terbanyak adalah tanpa rujukan 58,%, dan yang terakhir kategori pekerjaan yang terbanyak adalah tidak kerja 26,61%. Kesimpulan: Kelompok terbanyak dari masing masing kategori distribusi antara lain pasien lansia dan manula (LM), laki laki, tanpa rujukan, dan tidak kerja. Adapun untuk penyebab kematian terbanyak adalah pada kategori pasien meninggal karena penyakit sistem pernapasan, dan tingkat kesesuaianya mencapai 69,6%. Kata kunci: Kematian klinis, mutu, data distribusi.

ABSTRACT Background: Death is one of the quality indicators of healthcare services. In England and Wales of 2005 about 73% of total deaths occurred in hospitals. Of the entire total deaths in hospitals 22.7% of deaths can actually be spared when getting optimal treatment (Hayward & Hofer, 2001). Net Death Rate (NDR) is an important indicator of quality of service as it relates to the hospital's ability in saving the lifes of patients. If NDRs in a hospital tend to increase, then there is likely to be a decrease in performance and quality in that hospital. (Rahmawati, 2013). Objectives: From the data it is important to know the clinical causes of death at RSUP Dr. Sardjito, the suitability written on medical records and letter of causation, and to know the patients distribution such as age, job, way of coming and gender. Methode: The study was an observational descriptive study using the Cross Sectional method and used simple random sampling for its sampling by using medical records as a source of data, as for the data taken between is the clinical cause of patient death, age, job, way of coming, and gender. Result: The result of this study was obtained that the most clinical cause of death was in the category of respiratory disease system of 26.4%. The suitability of medical records and letter of causation of deaths is 69.6%. The highest distribution of patient data as follows, the most age categories are Lansia and Manula (LM) 52%, the most gender categories are male 65.6%, the most way of come categories is without referral 58,%, and the most job categories are unemployed 26.61%. Conclusion: The most groups of each category of distribution is elderly and senior patients (LM), male, without referral, and unemployed. As for the most causes of death were in the category patients died from respiratory system disease, and their conformity rate stood at 69.6%. Keywords : Clinical of death, quallity, distribution data.

Kata Kunci : Kematian klinis, mutu, data distribusi.

  1. S1-2020-368972-abstract.pdf  
  2. S1-2020-368972-bibliography.pdf  
  3. S1-2020-368972-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2020-368972-title.pdf