Diskriminasi Akibat Nama yang Sama dalam Drama Tto! Oh Hae-young: Kajian Sosiologi Sastra
Niken Sasi Andriani, Dr. Novi Siti Kussuji Indrastuti, M.Hum
2020 | Skripsi | S1 BAHASA DAN KEBUDAYAAN KOREAPenelitian ini membahas permasalahan mengenai diskriminasi akibat nama yang sama yang terdapat dalam drama Tto! Oh Hae-young menggunakan teori sosiologi sastra. Alasan penelitian ini dilakukan adalah karena drama Tto! Oh Hae-young merepresentasikan permasalahan orang yang memiliki nama yang sama dengan orang lain atau permasalahan antar dongmyeongiin. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana bentuk diskriminasi akibat nama yang sama di Korea Selatan yang terdapat dalam drama Tto! Oh Hae-young. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, dapat diketahui bahwa bentuk diskriminasi akibat nama yang sama di Korea Selatan digambarkan dalam drama Tto! Oh Hae-young. Diskriminasi akibat nama yang sama dialami oleh tokoh utama perempuan bernama Oh Hae-young 1. Permasalahan yang dialami Oh Hae-young 1 selalu terkait dengan orang yang memiliki nama yang sama dengannya (dongmyeongiin), yaitu Oh Hae-young 2. Terdapat tiga bentuk diskriminasi yang digambarkan dalam drama tersebut, yaitu diskriminasi di sekolah, diskriminasi di lingkungan kerja, dan diskriminasi dalam masyarakat. Bentuk diskriminasi di sekolah terhadap Oh Hae-young 1 adalah diberikannya julukan yang berbeda antara Oh Hae-young 1 dan Oh Hae-young 2, dijadikannya Oh Hae-young 1 sebagai objek candaan, dijadikannya Oh Hae-young 1 sebagai objek pengucilan, dan dijadikannya Oh Hae-young 1 sebagai objek penganiayaan. Kemudian bentuk diskriminasi terhadap Oh Hae-young 1 di lingkungan kerja dilakukan oleh rekan kerja dan atasan Oh Hae-young 1. Yang terakhir, bentuk diskriminasi terhadap Oh Hae-young 1 dalam masyarakat ditunjukkan dengan dijadikannya Oh Hae-young 1 sebagai objek balas dendam yang berakibat pernikahannya batal, dijadikannya Oh Hae-young 1 sebagai objek luapan amarah oleh orang lain, dan terbatasnya ruang gerak Oh Hae-young 1 dalam hubungan percintaan.
This research discusses issues related to discrimination due to the same name found in the drama Tto! Oh Hae-young using the theory of sociology of literature. The reason for this research is that the drama Tto! Oh Hae-young represents the problems of people who have the same name as other people or problems between dongmyeongiin. The purpose of this research is to explain how the form of discrimination due to the same name in South Korea is contained in the drama Tto! Oh Hae-young. This research uses descriptive-qualitative research method. According to the research, it can be seen that the form of discrimination due to the same name in South Korea is depicted through the drama Tto! Oh Hae-young. Discrimination due to the same name is experienced by the female lead named Oh Hae-young 1. The problems experienced by Oh Hae-young 1 are always related to her dongmyeongiin, named Oh Hae-young 2. There are three forms of discrimination depicted in the drama, namely discrimination at school, discrimination in the work environment, and discrimination in society. The form of discrimination at school against Oh Hae-young 1 is given two different nicknames between Oh Hae-young 1 and Oh Hae-young 2, Oh Hae-young 1 being used as an object of jokes, Oh Hae-young 1 being made of as an object of exclusion, and Oh Hae-young 1 being made of as an object of persecution. Then the form of discrimination against Oh Hae-young 1 in the work environment is carried out by co-workers and Oh Hae-young 1's boss. At last, the form of discrimination against Oh Hae-young 1 in society is shown by Oh Hae-young 1 being used as an object of revenge which resulted in her marriage being cancelled, Oh Hae-young 1 being made of as an object of anger outflows by others, and the limited space of Oh Hae-young's love relations.
Kata Kunci : diskriminasi, dongmyeongiin, drama Tto Oh Hae-young, sosiologi sastra