Gambaran Anak dengan Risiko Autisme pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kota Yogyakarta
Suhardini, Intansari Nurjannah, BSN., MN.Sc., Ph.D; Sri Hartini, S.Kep. Ns.,M.Kes., Ph.D.
2019 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATANLatar belakang: Autisme adalah adanya abnormalitas atau gangguan perkembangan yang mulai muncul pada usia 3 tahun dengan jenis karakteristik tidak normalnya dari tiga bidang yaitu timbal balik dalam interaksi sosial, komunikasi, perilaku yang berulang-ulang. Manifestasi klinis Gangguan Spektrum Autisme (GSA) adalah gangguan pada tiga domain yaitu dalam fungsi gangguan komunikasi sosial, minat dan perhatian yang terbatas serta perilaku repetitif atau berulang. Tujuan: Mengetahui gambaran risiko autisme pada anak PAUD di Kota Yogyakarta Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif dengan rancangan cross-sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan mewawancarai orang tua responden menggunakan kuesioner M-CHAT-R. Subyek penelitian adalah anak PAUD yang memenuhi kriteria inklusi sejumlah 28 anak. Analisis penelitian menggunakan analisis univariat. Hasil: Terdapat sebanyak dua puluh anak (71,4%) berisiko autisme rendah dan 8 anak (28,6%) berisiko autisme medium dan tidak ada satupun yang mengalami risiko autisme tinggi dalam penelitian ini. Gambaran klinis terhadap risiko autisme yang banyak terlihat pada anak dengan persentase sebanyak 11 anak (39,3%) adalah pertanyaan kritis pada no 12 di M-CHAT-R yaitu "Apakah anak anda pernah marah saat mendengar suara bising sehari-hari". Sebagian besar anak yang berisiko medium autisme adalah laki-laki dengan persentase sebanyak 6 anak (21,4%) dan berusia 28 bulan. Kesimpulan: Anak yang berisiko autisme medium lebih sedikit daripada anak yang berisiko autisme rendah.
Background: Autism is an abnormality or developmental disorder that begins to emerge at the age of 3 years with the type of abnormal characteristics of three fields namely reciprocity in social interaction, communication and repetitive behavior. Clinical manifestations of Autism Spectrum Disorder (GSA) are disorders in three domains, namely in the function of impaired social communication, limited interest and attention as well as repetitive or repetitive behavior. Objective: To determine the description of the risk of autism in early childhood education programs in the city of Yogyakarta Method: This was a cross-sectional designed descriptive exploratory study. Data were collected by interviewing parents using the M-CHAT-R questionnaire. The subjects were 28 children at several early childhood education programs in Yogyakarta City who met the inclusion criteria. Results: There were twenty children (71,4%) at risk of autism low and 8 children (28,6%) at moderate risk of autism and none of them had a high risk of autism in this study. The clinical picture of the risk of autism that is widely seen in children with a percentage of 11 children (39.3%) is a critical question at number 12 in M-CHAT-R, namely "Has your child ever been angry when hearing everyday noise".. Most of the children who are at risk of having autism are boys with a percentage of 6 children (21.4%) and 28 months old. Conclusion: Children who are at moderate risk of autism are less than children who risk of autism low.
Kata Kunci : Risiko autisme, Anak usia dini