EFISIENSI PEMASARAN BROKOLI KECAMATAN NGABLAK DI KABUPATEN MAGELANG
HIZKIA SATRIO , Ir. Any Suryantini, M.M., Ph.D.;Prof. Dr. Ir. Masyhuri
2020 | Skripsi | S1 EKONOMI PERTANIAN DAN AGRIBISNISKecamatan Ngablak merupakan daerah penghasil sayuran terbanyak di Kabupaten Magelang, dengan salah satu komoditas sayuran yang banyak brokoli. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui saluran pemasaran brokoli di Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang (2) mengetahui farmers share petani brokoli di Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang (3) mengetahui efisiensi pemasaran brokoli di Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang. Lokasi penelitian ditentukan dengan metode purposive sampling. Pengambilan sampel petani dilakukan menggunakan teknik simple random sampling dengan melibatkan 30 petani dari Kecamatan Ngablak. Pengambilan sampel pedagang menggunakan metode snowball sampling dengan melibatkan pedagang dari Kecamatan Ngablak. Saluran pemasaran brokoli diketahui dengan menggunakan analisis deskriptif. Metode yang digunakan untuk menentukan marjin pemasaran, farmers share, dan efisiensi pemasaran dengan menggunakan analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 4 saluran pemasaran brokoli di Ngablak. Farmers Share terbesar yang terbentuk pada saluran pemasaran brokoli yaitu terdapat pada saluran IV yang merupakan saluran pemasaran brokoli terpanjang. Saluran pemasaran brokoli yang paling efisien yaitu pada saluran pemasaran brokoli I karena memiliki nilai efisiensi pemasaran paling rendah dibandingkan saluran pemasaran brokoli yang lainnya. Namun, berdasarkan nilai indeks monopoli saluran yang paling efisien yaitu saluran IV.
Ngablak Subdistrict is one of the Subdistrict in Magelang District that produce broccoli as the main product. This study aims to (1) find out the broccoli marketing channel in Ngablak subdistrict, Magelang District (2) find out the broccoli farmer share in Ngablak subdistrict, Magelang District (3) find out the efficiency of broccoli marketing in Ngablak Subdistrict, Magelang District. The location of the study was determined by the purposive sampling method. Farmer sampling was carried out using a simple random sampling technique involving 30 farmers from Ngablak District. Sampling traders using the snowball sampling method involving traders from Ngablak District. Broccoli marketing channels are known by using descriptive analysis. The method used to determine marketing margins, farmers share, and marketing efficiency using quantitative analysis. The results showed there were 4 broccoli marketing channels in Ngablak. The biggest farmer share that is formed in broccoli marketing channel is found in channel IV which is the longest broccoli marketing channel. The most efficient broccoli marketing channel is the broccoli I marketing channel because it has the lowest marketing efficiency value compared to other broccoli marketing channels. However, based on the most efficient channel monopoly index value, channel IV.
Kata Kunci : saluran pemasaran, marjin pemasaran, farmers share, efisiensi pemasaran, faktor-faktor efisiensi pemasaran/marketing channels, marketing margins, farmer share, marketing efficiency, marketing efficiency factors