Laporkan Masalah

Analisis Stakeholders Dalam Pemanfaatan Hutan Berbasis Masyarakat Secara Lestari Pada Wilayah KPHP Kahayan Hulu Unit XVI

NURUL AINI, Dr. Nunuk Dwi Retnandari, MS

2019 | Tesis | MAGISTER ILMU ADMINISTRASI PUBLIK

Tesis ini melakukan analisis mengenai keterlibatan stakeholders dalam kegiatan pemanfaatan hutan berbasis masyarakat lestari yang ada di wilayah kelola Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi Unit XVI Kahayan Hulu. Tujuan pokok dari penelitian ini adalah untuk mengetahui siapa saja yang terlibat dan apa peran dari masing-masing stakeholders dalam kegiatan pemanfaatan hutan, serta bagaimana hubungan yang terjalin diantara masing-masing stakeholders tersebut. Argumen dalam penelitian ini adalah bahwa kegiatan pemanfaatan hutan berbasis masyarakat lestari yang ada di wilayah kelola KPHP Unit XVI dapat berjalan dengan baik atau dikatakan berhasil sesuai dengan Laporan Kinerja Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, karena adanya pembagian peran, wewenang, tugas dari pihak yang terlibat, terjalinnya hubungan yang baik antara stakeholders. Stakeholders sudah memahami apa yang menjadi peran dan wewenangnya sehingga tidak terjadi tumpang tindih. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara terhadap stakeholders yang terlibat antara lain intansi pemerintah, masyarakat dan LSM. Observasi dan dokumentasi dilakukan untuk melengkapi wawancara yang dilakukan. Penelitian ini dilakukan dengan mengidentifikasi stakeholders yang terlibat dalam kegiatan pemanfaatan hutan dan peran dari masing-masing. Stakeholders akan dikelompokkan berdasarkan derajat kepentingan dan pengaruh, yang kemudian akan dilihat hubungan yang terjalin di antara stakeholders. Melalui analisa hubungan maka akan terlihat siapa yang menjadi actor sentral dalam kegiatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 8 (delapan) stakeholders yang terlibat dalam kegiatan pemanfaatan hutan. Masing-masing stakeholders tersebut sudah mengetahui dan menjalankan perannya masing-masing sesuai dengan tugas pokok dan kewenangan yang dimiliki. Dalam kaitannya dengan hubungan antar stakeholders, komunikasi, koordinasi dan kerjasama menjadi salah satu kunci terciptanya relasi antar stakeholders. KPHP Unit XVI Kahayan Hulu sebagai pengelola wilayah menjadi aktor sentral dalam komunikasi yang terjalin antar stakeholders. KPHP Kahayan Hulu mempunyai kemampuan paling tinggi untuk menyebarkan informasi diantara stakeholders yang lainnya. Berhasilnya kerjasama pemanfaatan hutan yang dilakukan, masih memiliki pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Diantaranya adalah pengembangan sektor lain dan lokasi lain, kerjasama dengan pihak swasta terutama berkaitan dengan keterbatasan anggaran dan pemasaran. Dengan pengembangan hal tersebut maka pemanfaatan hutan berbasis masyarakat akan semakin optimal.

This thesis is doing analysis on stakeholders involvement in forest utilization activity based on sustainable society in the area managed by Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi Unit XVI Kahayan Hulu. Main purpose of this research is to find out who is involved and what is the role of each stakeholders in the forest utilization activity, also how is the established relationship between those skateholders. This research argument is forest utilization activity based on sustainable society in the area managed by Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi Unit XVI can work well or succeed according to work report of Ministry of Environment and Forestry, because there is a division of roles, authority, task from every parties involved, good established relationship between stakeholders. Stakeholders already understand what is their role and authority therefore no overlap occurs. This research using descriptive qualitative method. The collection of data using interview with involved stakeholders such as government institution, civil society and LSM. Observation and documentation used to complete the interview. The research conducting by identification of involved stakeholders in the forest utilization activity and the role of each stakeholders. Stakeholders will be grouped based on the degree of importance and influence, which will then be seen the relationship that exists between stakeholders. Through relationship analysis, it will be seen who is the central actor in the activity. The result of this research is to show that there is 8 (eight) stakeholders involved in forest utilization activity. Each stakeholders already understand and carry out it�s role according to their main task and authority. In relation to the relationship between stakeholders, communication, coordination and cooperation become one of the keys to creating relations between stakeholders. KPHP Unit XVI Kahatan Hulu as area manager become main actor in established communication between stakeholders. KPHP Kahayan Hulu have the highest ability to spread the information between other stakeholders. The successful cooperation in the utilization of forests carried out, still has homework to be done. Among them are the development of other sectors and other locations, cooperation with the private sector mainly related to budget and marketing constraints. With this development, community-based forest utilization will be increasingly optimal.

Kata Kunci : analisis stakeholders, pemanfaatan hutan, kphp

  1. S2-2019-434210-abstract.pdf  
  2. S2-2019-434210-bibliography.pdf  
  3. S2-2019-434210-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2019-434210-title.pdf