Laporkan Masalah

MANAJEMEN LALU LINTAS PASCA PEMBANGUNAN GEDUNG SMART AND GREEN LEARNING CENTER FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS GADJAH MADA

Ghani Wahyu Setyapradana, Prof. Ir. Siti Malkhamah, M.Sc., Ph.D.

2020 | Skripsi | S1 TEKNIK SIPIL

Fakultas Teknik menerima pinjaman dari Pemerintah Jepang melalui JICA untuk membangun gedung Smart and Green Learning Center (SGLC) yang akan menggantikan Kantor Pusat Fakultas Teknik (KPFT). Pembangunan dan pengoperasian gedung SGLC pada kawasan Fakultas Teknik jelas akan memberi dampak pada lingkungan sekitarnya. Terlebih lagi, pembangunan gedung SGLC dilakukan setelah pembangunan bundaran ganda pada simpang Jl. Kesehatan dengan Jl. Sains. Oleh karena itu, agar dampak lalu lintas tersebut dapat dikelola dengan baik maka diperlukan upaya penanganan melalui manajemen lalu lintas. Kondisi kinerja ruas dan jalan di kawasan Fakultas Teknik dianalisis dengan menggunakan Manual Kapasitas Jalan Indonesia. Data masukan berasal dari survey geometri dan traffic counting. Analisis dilakukan pada 4 kondisi yaitu sebelum pembangunan, setelah pembangunan, tanpa penanganan dampak (Do Nothing), dan dengan penanganan dampak (Do Something). Hasil penelitian ini menunjukan terjadi penurunan kinerja jaringan jalan dengan derajat kejenuhan terbesar sebesar 1,31 di Simpang Baru. Upaya manajemen lalu lintas yang dapat dilakukan berupa perubahan Jl Grafika menjadi satu arah ke barat dan memindah pergerakan masuk ke FT utara dan tengah ke Simpang Jl Grafika-Jl Kesehatan. Selain itu, dapat dilakukan upaya pengurangan jumlah kendaraan bermotor dengan pembangunan fasilitas pejalan kaki yang terkoneksi dengan angkutan umum dan penyediaan fasilitas sepeda.

The Faculty of Engineering received a loan from the Japanese Government through JICA to build the Smart and Green Learning Center (SGLC) building which will replace the Main Office building of the Faculty of Engineering (KPFT). The construction and operation of the SGLC building in the Faculty of Engineering area will clearly have an impact on the surrounding environment. Moreover, the construction of the SGLC building will be carried out after the construction of a double roundabout at the intersection of Kesehatan Street with Sains Street. Therefore, so that the impact of the traffic can be managed properly, efforts are needed to handle it through traffic management. The condition of road and road performance in the Faculty of Engineering area was analyzed using the Indonesian Road Capacity Manual. Input data comes from geometric survey and traffic counting. The analysis was carried out on 4 conditions, namely before development, after development, without handling impacts (Do Nothing), and by handling impacts (Do Something). The results of this study indicate a decrease in the performance of the road network with the greatest degree of saturation of 1.31 at The New Unsignalized Intersection. Traffic management efforts that can be done in the form of changes to Jl Grafika to one direction to the west and move the movement into the FT north and central to the intersection of Jl Grafika-Jl Kesehatan. In addition, efforts can be made to reduce the number of motorized vehicles by building pedestrian facilities that connected to public transport and providing bicycle facilities.

Kata Kunci : MKJI, Manajemen Lalu Lintas , Jalur Sepeda, Fasilitas Pejalan Kaki, Halte

  1. S1-2019-3792121-abstract.pdf  
  2. S1-2019-3792121-bibliography.pdf  
  3. S1-2019-3792121-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2019-3792121-title.pdf  
  5. S1-2020-379121-abstract.pdf  
  6. S1-2020-379121-bibliography.pdf  
  7. S1-2020-379121-tableofcontent.pdf  
  8. S1-2020-379121-title.pdf