Analisis Pemahaman Pelaku UMKM Dalam Menyusun Laporan Keuangan: Studi Kasus Usaha Mikro Pada Industri Mode di Yogyakarta
JOHANNA IRMA K, Dian Kartika Rahajeng, S.E., M.Sc., Ph.D.
2019 | Skripsi | S1 AKUNTANSIPenelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis pemahaman pelaku usaha dalam menyusun laporan keuangan bagi usahanya, serta kesesuaian laporan tersebut dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang melibatkan enam pelaku usaha mikro pada industri mode yang berada di Yogyakarta sebagai responden. Pemilihan responden dilakukan melalui pendekatan purposive sampling dengan ketentuan dalam SAK EMKM dan UU No.20 Tahun 2008 sebagai pedoman kriteria responden. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pemahaman pelaku usaha dalam menyusun laporan keuangan, serta terdapat ketidakwajaran laporan keuangan karena tidak disusun sesuai dengan SAK EMKM. Penelitian ini berupaya untuk memberikan penjelasan yang lebih spesifik dari penelitian terdahulu yang cenderung memberi penjelasan secara umum.
This research is aimed to analyze the understanding of the business doers in writing financial report of their business and also its compatibility with Financial Accounting Standard of of Micro, Small, and Medium Entity (SAK EMKM). This is a qualitative research assisted by case study approach that is involving six micro business doers of fashion industry in Yogyakarta as the respondents. The respondents are chosen by applying purposive sampling method under the requirements of Financial Accounting Standard of of Micro, Small, and Medium Entity (SAK EMKM) and UU No. 20 Tahun 2008 about UMKM as the guidelines of respondent criteria. Interview and documentation are also the method applied in this research. The research results indicate that the micro business doers are lack of understanding in writing proper financial reports and there are unreasonable financial reports because they are not written based on SAK EMKM guidelines. This research attempts to provide a more specific explanation compared to the former researches which tend to give it in a more general manner.
Kata Kunci : Laporan keuangan, UMKM, Usaha mikro, industri Mode, SAK EMKM / Keywords: Financial reports, UMKM, fashion industry, SAK EMKM