Laporkan Masalah

Strategi Kampanye di Balik Kemenangan Sang Koruptor: Studi Kasus Pemilihan Bupati Tulungagung 2018

INDAH TAVANIA M, Arya Budi M.A

2019 | Skripsi | S1 POLITIK DAN PEMERINTAHAN

Pada pilkada Tulungagung 2018 lalu, salah seorang kandidat, Syahri Mulyo, tertangkap tangan melakukan tindak pidana korupsi tepat delapan belas hari sebelum pemilihan berlangsung. Namun, di tengah anggapan masyarakat mengenai korupsi yang dinilai tidak wajar dan tidak etis, kandidat justru mampu memenangkan pemilihan, bahkan dengan selisih suara yang cukup jauh. Fenomena tersebut, tentu merupakan sebuah anomali. Karenanya, menjadi penting untuk mengurai sebab di balik kemenangan kandidat sebagai seorang tersangka korupsi dalam pemilihan Bupati Tulungagung 2018. Adapun, penelitian ini melihatnya dari sisi strategi kampanye yang dilakukan oleh kandidat. Dalam menemukan jawaban, penulis menggunakan pendekatan studi kasus, dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka, observasi, dan wawancara. Sedangkan sebagai alat analisis, penulis menggabungkan 3 konsep yakni, model tahapan kampanye, political marketing, dan political predisposition. Konsep model tahapan kampanye dan political marketing digunakan untuk mengkerangkai proses dan strategi kampanye yang digunakan oleh kandidat. Sedangkan untuk melihat bagaimana kampanye yang dilakukan dapat diterima oleh pemilih, penulis menggunakan konsep political predisposition. Konsep tersebut mengkerangkai konteks sosial masyarakat Tulungagung, yang menjadi arena kontestasi. Temuan dari penelitian ini menunjukkan setidaknya ada dua kunci kemenangan kandidat. Pertama, kandidat berhasil membaca political predisposition serta karakteristik masyarakat. Kedua, kandidat mampu mengaktivasi dan mengarahkan political predisposition tersebut dengan strategi kampanye yang tepat. Kandidat betul-betul memahami medan pemilihan, dan karenanya mampu menggunakan strategi yang sesuai dengan medan tersebut. Sehingga meskipun kandidat tersandung kasus korupsi, ia tetap dapat memenangkan pertarungan, bahkan dengan selisih suara yang cukup jauh.

During the time of the District Heads Election of Tulungagung in 2018, one of the candidate, Syahri Mulyo, was apprehended due to corruption eighteen days before the election day. How ever, despite the people’s understanding of corruption as something unfair and unethical, the candidate won the election, even with a large margin of vote. Such phenomenon was undoubtedly an anomaly. Therefore, it is important to discuss the reason of the candidate winning the election despite being a perpretrator of corruption in the District Heads Election of Tulungagung 2018. Thus, this research sees as a campaign strategy done by the candidate. In order to find the answer, the researcher uses the case study approach, with data collection through literature review, observation, and interview. As the tools of analysis, the researcher combines 3 concepts which are campaign stage model, political marketing, and political predisposition. The concept of campaign stage model and political marketing are used to untangle the process and strategy of campaign done by the candidate. While in order to understand how the campaign was accepted by the voters, the researcher uses the concept of political predisposition. The concept can be used to untangle the social context of the people in Tulungagung, who became the contest arena. The findings of this research shows that there are at least two key elements in the victory of the candidate. First, the candidate was able to read the political predisposition as well as the characteristic of the people. Second, the candidate was able to activate and direct the political predisposition using the right campaign strategy. The candidate has a decent understanding on the election field. Therefore, despite being involved un corruption, he can stil win it by a large margin of vote.

Kata Kunci : Strategi kampanye, Syahri Mulyo, tersangka korupsi, pilkada 2018, Tulungagung, political predisposition, political marketing, model tahapan kampanye, botoh, politik uang

  1. S1-2019-367045-abstract.pdf  
  2. S1-2019-367045-bibliography.pdf  
  3. S1-2019-367045-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2019-367045-title.pdf