Laporkan Masalah

Public's Perception in the Urgency of PSSI Organizational Reform Post 2018 Match Fixing Case

AGUSTINUS SETYO P, I Made Krisnajaya, SIP, M. Pol. Admin.

2019 | Skripsi | S1 MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIK

Dewasa ini, publik menggunakan Twitter untuk mengekspresikan pendapat mereka terhadap PSSI. Penggunaan Twitter dalam mengekspresikan opini publik dapat meningkatkan kualitas kebijakan yang akan diambil dimasa mendatang. Penelitian ini bertujuan untuk memahami persepsi publik tentang urgensi reformasi organisasi di PSSI. Pentingnya penelitian ini adalah untuk memberikan kesempatan kepada publik, sebagai salah satu pemangku kebijakan di PSSI, untuk ikut berpartisipasi dalam proses pembuatan kebijakan di PSSI, dan dapat menjadi alternatif dalam proses pembuatan kebijkan mode "bottom-up". Penelitian ini menggunakan metode hybrid, yang dianggap sebagai metode baru dalam studi sosial. Metode hybrid adalah kombinasi dari "text mining" sebagai metode kuantitatif dan metode kualitatif. Data dikumpulkan menggunakan "social media site scrapping" dan juga beberapa berita online. Selanjutnya, untuk mneganilisa data, penelitian ini menggunakan LDA (topic modelling) karena penelitian ini mencoba untuk menemukan persepsi dari masyarakat. Jenis data, yang menggunakan "text-mining" dapat diperoleh lebih cepat dan lebih murah, dan membantu peneliti untuk mendapatkan data dalam jumlah yang besar. Hasil dari penelitian ini menunjukan adanya 10 topik utama yang dapat menguraikan maalah yang menunjukan urgensi reformsi di PSSI dan keinginan publik untuk reformasi di dalam PSSI. 10 topik tersebut dapat menjadi rekomendasi untuk PSSI, sehingga PSSI dapat melakukan reformasi yang dapat memuaskan publik sebagai pemangku kebijakan

In recent days, public uses Twitter to express their opinion towards PSSI. The usage of Twitter in expressing public opinion towards PSSI can improve the upcoming policy. This study aims to understand public perception on the urgency of organizational reform in PSSI. The importance of this study is to give public, as one of the stakeholder in PSSI, a chance to participate in the policy making process in PSSI, and can be an alternative in the bottom-up policymaking process. This research used hybrid method, which considered as a new method in the social studies. Hybrid method is a combination of text mining as quantitative method and qualitative method. Data were gathered using social media site scrapping and several online news. Furthermore, to analyze the data, this study used topic modeling (LDA) as this study tries to find the perception from the public. The type of data, which is using text mining, can be obtained faster and cheaper, and help the researcher to get large amount of data. The result shows 10 mains topics which can elaborate the problems that indicate the urgency of reform in PSSI and public desire for reformation inside PSSI. Those 10 topics can be recommendation to PSSI, so PSSI can perform the reformation which can satisfy public as the stakeholder.

Kata Kunci : PSSI, Public Opinion, Hybrid Method, Match Fixing

  1. S1-2019-386881-abstract.pdf  
  2. S1-2019-386881-bibliography.pdf  
  3. S1-2019-386881-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2019-386881-title.pdf