Laporkan Masalah

Gambaran Tingkat Kelelahan Pada Orang dengan HIV/ AIDS (ODHA) di Yogyakarta

RAHMA MAHDIA IZZATI, Anita Kustanti; Heny Suseani Pangastuti

2019 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATAN

Latar Belakang: Kelelahan (fatigue) merupakan gejala yang paling sering dikeluhkan oleh Orang dengan HIV/ AIDS (ODHA). Kelelahan dapat diakibatkan oleh faktor fisiologis dan psikologis. Kelelahan dilaporkan ada pada setiap fase penyakit. Jika tidak ditangani kelelahan dapat bertambah buruk seiring waktu dan menyebabkan efek negatif pada ODHA. Kelelahan yang dialami ODHA pada akhirnya dapat mempengaruhi kualitas hidup ODHA. Tujuan: Untuk mengetahui gambaran tingkat kelelahan pada ODHA di Yogyakarta Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada Desember 2018 - Januari 2019 kepada 30 Orang dengan HIV/ AIDS (ODHA) di Yogyakarta. Responden diminta untuk menjawab 16 item pertanyaan pada kuesioner The HIV-Related Fatigue Scale (HRFS) yang telah dimodifikasi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis univariat. Hasil Penelitian: Mayoritas ODHA (73,3%) mengalami fatigue berat, dan sisanya (26,7%) mengalami fatigue ringan. Sebagian besar ODHA yang mengalami fatigue berat berada pada kelompok usia produktif (25-49 tahun), berjenis kelamin laki-laki, telah didiagnosis positif HIV selama <5 tahun, menjalani ART �1 tahun, dan memiliki jumlah CD4 <500 sel/mm3. Kesimpulan: Studi lanjutan diperlukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat mempengaruhi tingkat kelelahan pada ODHA.

Background: Fatigue is the most common symptom of people with HIV/ AIDS (PLWHA). Fatigue can be caused by physiological and psychological factors. Fatigue is reported in every phase of the disease. If not treated fatigue can get worse over time and cause negative effects on PLWHA. Fatigue experienced by PLWHA can affect their quality of life. Objective: To describe the level of fatigue on PLWHA in Yogyakarta Methods: This research was a quantitative descriptive study with a cross sectional design. This research was conducted between December 2018 to January 2019 with 30 people living with HIV/ AIDS (PLWHA) in Yogyakarta. Participants were asked to completed 16 item questions of The HIV Fatigue Scale (HRFS) questionnaire that had been modified. Data analysis in this study used univariate analysis. Results: The majority of PLWHA (73.3%) have severe fatigue, and the rest (26.7%) improved mild fatigue. The majority of PLWHA who experience severe fatigue are in the productive age group (25-49 years), male sex, have been diagnosed with HIV positive for <5 years, underwent ART �1 year, and have CD4 counts <500 cells / mm3. Conclusion: Further studies are needed to identify factors affecting level of fatigue in PLWHA.

Kata Kunci : kelelahan, ODHA, HIV

  1. S1-2019-369577-abstract.pdf  
  2. S1-2019-369577-bibliography.pdf  
  3. S1-2019-369577-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2019-369577-title.pdf