PENATAAN ARSIP DINAMIS INAKTIF DI DINAS PARIWISATA KABUPATEN SLEMAN PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
FARIZKA NADYA T, Faizatush Solikhah, S.Sos., M.A.
2019 | Tugas Akhir | D3 KEARSIPANLaporan Tugas Akhir ini membahas mengenai penataan arsip dinamis inaktif di Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Penataan arsip dinamis inaktif ini penting guna melindungi fisik dan informasi arsip. Laporan tugas akhir ini ditulis berdasarkan Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang bertujuan untuk mengetahui secara langsung penataan arsip dinamis inaktif di Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data terdiri dari beberapa metode. Metode pertama ialah melakukan studi pustaka dengan cara mencari sumber yang relevan terkait arsip dinamis inaktif. Metode kedua ialah melakukan observasi dengan mengamati secara langsung di lokasi. Metode yang ketiga ialah melakukan wawancara dengan beberapa narasumber untuk memperoleh data dan informasi secara akurat mengenai penataan arsip dinamis inaktif di Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Kesimpulan dari laporan tugas akhir ini ialah bahwa penataan arsip dinamis inaktif yang dilakukan di Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta belum dilakukan secara maksimal, ada beberapa permasalahan yang ditemui dalam melakukan penataan arsip dinamis inaktif seperti sumber daya manusia yang tidak memadai, karena hal ini membuat arsip-arsip tidak dapat dikelola dengan baik, terawatt, dan efektif.
This Final Project Report is discusses about the inactive records in the Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. This arrangement of inactive records is important to protect physical and archival information. The final report is written based on the Field Work Practices (PKL) which aims to know firsthand the arrangement of inactive records in the Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. The method used in data collection consists of several methods. The first method is to conduct a literature study by finding relevant sources related to inactive records. The second method is to make observations by observing directly on location. The third method is to conduct interviews with several informants to obtain accurated data and information regarding the arrangement of inactive records in the Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. The conclusion of this Final Project Report is that the arrangement of inactive records that have been carried out in the Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta has not been carried out to the maximum, there are several obstacles encountered in organizing inactive records such as human resources, this is because the absence of archivists that makes archives not managed as well and more effective.
Kata Kunci : Arsip, Arsip dinamis inaktif, Penataan arsip dinamis inaktif