PENGARUH PERATAAN LABA TERHADAP PERSISTENSI LABA (STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA 2011-2015)
LISA HERAWATI, Harnanto, Drs., M.Soc.Sc., CMA., Ak., CA.
2019 | Skripsi | S1 AKUNTANSIPenelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris mengenai pengaruh perataan laba terhadap persistensi laba. Perataan laba diukur dengan menggunakan model Kothari (2005) yang dikenal dengan prediscretionary income. Penelitian ini mengacu pada penelitian yang telah dilakukan oleh Zarowin dan Tucker (2006) yang menyatakan bahwa apabila perataan laba meningkatkan keinformatifan laba, maka perataan laba juga harus menguatkan hubungan antara laba masa depan dan laba saat ini. Dengan demikian, penelitian ini menguji hubungan perataan laba dengan persistensi laba. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan sektor manufaktur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan tahun penelitian 2011-2015. Dengan menggunakan teknik purposive sampling, diperoleh sampel penelitian sebanyak 59 perusahaan manufaktur. Hasil penelitian menunjukkan perataan laba memiliki hubungan negatif terhadap persistensi laba.
This research aims to provide empirical evidence concerning the effect of income smoothing to the earnings persistence. Income smoothing is measured using Kothari's model (2005) as known as pre-discretionary income, Zarowin and Tucker (2006) stated that if income smoothing improves earnings informativeness, then it must strengthen the relation between future earnings and current earnings. So this research examines the relation between income smoothing to the earnings persistence. The population of this research is all manufacture sector companies listed in the Indonesia Stock Exchange for the period 2011-2015. Using a purposive sampling method, the number of 59 companies is selected as samples during the observation period. The result of this research shows that income smoothing have negative relation to earnings persistence.
Kata Kunci : perataan laba, persistensi laba