PERAN KEPEMIMPINAN MELAYANI TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR PADA KARYAWAN HOTEL DI YOGYAKARTA
Ajeng Dhea Arlita, Dr. Noor Siti Rahmani, M.Sc., Psikolog
2019 | Skripsi | S1 PSIKOLOGIPenelitian ini bertujuan untuk meneliti peran kepemimpinan melayani terhadap organizational citizenship behavior (OCB) pada karyawan hotel di Yogyakarta. Hipotesis dari penelitian ini adalah kepemimpinan melayani mampu memprediksi OCB karyawan hotel di Yogyakarta. Kepemimpinan melayani diukur menggunakan skala yang dikembangkan oleh Barbuto dan Wheeler (2006) dan telah diadaptasi oleh Rahmani (2011), sedangkan OCB diukur menggunakan skala yang dikembangkan oleh Organ, Podsakoff, & Mackenzie (2006) dan telah diadaptasi oleh Wibowo (2012). Reliabilitas dari skala kepemimpinan melayani sebesar 0,971 dan OCB sebesar 0,871. Subjek yang berpartisipasi pada penelitian ini berjumlah 78 karyawan. Hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan bahwa kepemimpinan melayani tidak dapat memprediksi OCB pada karyawan hotel di Yogyakarta (R2=0,029; F=2,231; t=1,494; p>0,05). Sehingga hipotesis pada penelitian ini tidak terbukti. Kepemimpinan melayani memberikan sumbangan efektif sebesar 2,9% dan 97,1% sisanya dijelaskan dengan variabel lain yang tidak diukur dalam penelitian ini. Analisis tambahan dilakukan untuk membandingkan OCB berdasarkan jenis kelamin dan masa kerja. Hasil menunjukkan tidak ada perbedaan OCB diantara karyawan hotel berdasarkan jenis kelamin dan masa kerja.
This research aims to predict the role of servant leadership towards organizational citizenship behavior (OCB) among the hotel's employees in Yogyakarta. The hypothesis of this research is servant leadership can predict OCB among the hotel's employees in Yogyakarta. Servant leadership was measured using Barbuto & Wheeler's (2006) scale and was adapted by Rahmani (2011), while OCB was measured using Organ, Podsakoff, & Mackenzie's (2006) scale and was adapted by Wibowo (2012). Reliability of instrument were 0,971 for servant leadership and 0,871 for OCB. There were 78 subjects participated in this research. The results using simple linear regression analysis showed that servant leadership can not predict OCB among the hotel's employees in Yogyakarta (R2=0,029; F=2,231; t=1,494; p>0,05). Servant leadership give 2,9% contribution to OCB, while 97,1% was determined by other variables not explained in this study. Additional analysis was done to compare OCB based on gender and years in organization. The result showed that there is no difference in OCB among employee based on gender and years in organization.
Kata Kunci : kepemimpinan melayani, organizational citizenship behavior, karyawan hotel.