Pengujian Keberterimaan Jenius dengan Pendekatan Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) yang Diindusi oleh Perceived Credibility dan Hedonic Motivation
DINDA EMBUN LARASATI, Sumiyana, Dr., M.Si., Ak., CA.
2019 | Skripsi | S1 AKUNTANSISalah satu upaya sektor perbankan untuk mengikuti era perkembangan teknologi adalah melakukan inovasi dengan meluncurkan aplikasi perbankan digital. Jumlah pengguna aplikasi digital banking yang kian meningkat bertolak belakang dengan kondisi di mana masyarakat Indonesia masih menjadikan transaksi secara tunai sebagai pilihan utama. Salah satu cara mengubah preferensi metode pembayaran secara tunai adalah dengan memanfaatkan aplikasi digital banking. Oleh karena itu, esensial bagi perbankan untuk mengetahui keberterimaan aplikasi yang telah mereka luncurkan agar industri perbankan dapat meningkatkan kinerjanya. Pengetahuan mengenai persepsi pengguna terhadap penerimaan layanan perbankan digital juga merupakan masukan yang berguna bagi bank-bank yang belum sepenuhnya menerapkan maupun bank yang baru berencana menerapkan perbankan digital agar maksimal dalam penyediaan layanannya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji keberterimaan aplikasi digital banking Jenius menggunakan pendekatan Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) yang diindusi oleh persepsi kredibilitas dan motivasi hedonis. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara kuantitatif dengan regresi linear berganda menggunakan SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel harapan kinerja, harapan usaha, pengaruh sosial, kondisi pemfasilitasan, persepsi kredibilitas, dan motivasi hedonis memiliki pengaruh secara positif terhadap niat perilaku penggunaan �Jenius�. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa �Jenius� memiliki keberterimaan yang telah diuji dengan model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) yang diindusi dengan persepsi kredibilitas dan motivasi hedonis.
One of the banking sector's efforts to keep up with the era of technological development is to do an innovation by launching a digital banking application. The increasing number of digital banking application users is contrary to the conditions in which Indonesian people still make transactions by cash as their main preference. One way to change the payment method preference mentioned is to use a digital banking application. Therefore, it is essential for banks to know the acceptability of applications that they have launched so that the banking industry can improve its performance. Knowledge of users' perceptions of using digital banking services is also a useful input for banks that have not fully implemented it or for banks that are still planning to implement digital banking services so that they can provide their services maximally. This study aims to examine the acceptability of Jenius digital banking application using the Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) model, which was induced by the perceived credibility and hedonic motivation. Data were collected using a questionnaire and analyzed quantitatively with multiple linear regression using SPSS. The results of this study indicate that performance expectancy, effort expectancy, social influence, facilitating conditions, perceived credibility, and hedonic motivation have a positive influence on behavioral intention to use "Jenius". Therefore, it can be concluded that "Jenius" has an acceptability that has been tested with the Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) model which was induced by the perception of credibility and hedonic motivation.
Kata Kunci : Aplikasi perbankan digital, Jenius, Unified Theory of Acceptance and Use of Technology, UTAUT, Keberterimaan, Persepsi kredibilitas, Motivasi hedonis