Pelaksanaan Kegiatan Ganti Kerugian Dalam Pengadaan Tanah untuk Proyek Strategis Nasional (PSN) di Bendungan Pidekso, Wonogiri
Dinda Asilia, Dyah Ayu Widowati, S.H., M.Kn.
2019 | Skripsi | S1 HUKUMPenelitian ini membahas 2 (dua) pokok permasalahan. Pertama, mengulas peran Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) dalam pengadaan tanah untuk Proyek Strategis Nasional yaitu Bendungan Pidekso yang berlokasi di Wonogiri, Jawa Tengah. Kedua, mengkaji skema pendanaan untuk pemberian ganti kerugian tanah dalam rangka Proyek Strategis Nasional pada pembangunan Bendungan Pidekso. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka atau data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Data dianalisis dengan menggunakan metode kualitatif yang merupakan kegiatan sistemisasi dan klarifikasi terhadap dokumen yang diperoleh dalam penelitian sesuai dengan rumusan masalah dan dipaparkan secara deskriptif. Dari penelitian ini didapatkan hasil dari rumusan masalah yang diajukan. Pertama, peran LMAN dalam pengadaan tanah untuk Proyek Strategis Nasional merupakan tugas tambahan yang baru diberikan di tahun 2016, aset dikelola oleh LMAN melalui mekanisme penggunaan sementara dan/atau kerjasama operasional. Kedua, skema pendanaan untuk pemberian ganti kerugian tanah dalam rangka Proyek Strategis Nasional dilakukan dengan cara pembayaran ganti kerugian secara langsung kepada pihak yang berhak, dan penggunaan dana talangan dari dana badan usaha.
This research discusses 2 (two) main issues. First, reviewing the role of the State Asset Management Agency or Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) in land acquisition for the National Strategic Project, Pidekso Dam, located in Wonogiri, Central Java. Second, reviewing the funding scheme for granting compensation for land in the framework of the National Strategic Project for the construction of the Pidekso Dam. This research is normative juridical research is done by examining library materials or secondary data consists of primary legal materials, secondary law, and tertiary legal materials. Data were analyzed using qualitative methods in which activities systemization and clarification of the documents are obtained in the study in accordance with the formulation of the problem and presented descriptively. From this research, the results obtained from the formulation of the problem proposed. From this study, the results obtained from the formulation of the problem proposed. First, LMAN's role in land acquisition for National Strategic Projects is an additional task that has just been given in 2016, assets are managed by LMAN through a mechanism of temporary use and/or operational cooperation. Second, the funding scheme for granting compensation for land in the framework of the National Strategic Project is carried out by way of direct compensation payments to the entitled parties, and the use of bailouts from business entity funds.
Kata Kunci : Pengadaan Tanah, Ganti Kerugian, Proyek Strategis Nasional, Lembaga Manajemen Aset Negara, Land Acquisition, Compensation, National Strategic Project