PENGAMANAN DAN PEMANFAATAN ASET TETAP BERUPA TANAH SAWAH DI DESA TAPIR MILIK PEMERINTAH KABUPATEN SUMBAWA BARAT TAHUN 2019
ADITYA SYAPUTRA U., Amirullah Setya Hardi, Cand. Oecon., Ph.D.
2019 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi kebijakan terbaik tentang pengamanan dan pemanfaatan aset tetap berupa tanah sawah di Desa Tapir milik Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat. LHP BPK menyebutkan, beberapa tanah milik Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat bermasalah dan salah satunya yaitu tanah sawah di Desa Tapir. Alat analisis yang digunakan untuk menjawab pertanyaan penelitian adalah Analytical Hierarchy Process (AHP) dan penilaian tanah menggunakan metode data pasar. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dengan jumlah responden 52 orang, wawancara kepada 5 narasumber. Hasil AHP terhadap strategi pengamanan terbaik menunjukkan pengaman administrasi hingga penyertaan bukti kepemilikan merupakan strategi terbaik dalam pengamanan tanah sawah tersebut. Hasil AHP terhadap strategi pemanfaatan terbaik dalam pemanfaatan menunjukkan melibatkan pihak swasta hingga sewa merupakan strategi terbaik mengenai pemanfaatan tanah sawah di Desa Tapir tersebut. Penilaian tanah memberikan hasil bahwa nilai tanah yang tertera dalam inventarisasi milik pemerintah daerah tidak jauh berbeda dengan hasil penelitian langsung untuk nilai tanah tersebut. Dapat disimpulkan tanah sawah di Desa Tapir nilainya tidak jauh berbeda dengan nilai yang sesungguhnya sehingga dapat dilakukan pengamanan admnistrasi berupa penyertaan bukti kepemilikan serta dapat dilakukan pemanfaatan untuk menyewakan tanah sawah di Desa Tapir tersebut.
This study aims to find out the best policy strategies for safeguarding and utilizing fixed assets in the form of paddy fields in Tapir Village, West Sumbawa Regency Government. The BPK LHP stated that some of the land owned by the West Sumbawa Regency Government were problematic and one of them was paddy fields in Tapir Village. The analytical tool used to answer the research questions is the Analytical Hierarchy Process (AHP) and land valuation using the market data method. The instrument used in this study was a questionnaire with 52 respondents, interviews with 5 speakers. AHP results on the best safeguard strategies show administrative safeguards to include proof of ownership is the best strategy in securing the paddy fields. AHP results on the best use strategy in utilization shows that involving the private sector up to rent is the best strategy regarding the utilization of paddy fields in the Tapir Village. The land valuation provides results that the land value stated in the inventory of the local government is not much different from the results of direct research for the value of the land. It can be concluded that the paddy land in Tapir Village is not much different from the actual value so that administrative security can be carried out in the form of inclusion of proof of ownership and can be used to lease paddy fields in the Tapir Village.
Kata Kunci : asset management, asset valuation, safeguarding and utilizing asset.