Laporkan Masalah

Kritik Sosial dalam Syair Karangan di Kalimantan Utara

RINDA WIDYA IKOMAH, Dr. Novi Siti Kussuji Indrastuti, M.Hum.

2019 | Tesis | MAGISTER SASTRA

Syair Karangan merupakan salah satu bentuk sastra lisan pertunjukan yang berkembang di masyarakat Suku Tidung, Kalimantan Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui posisi Syair Karangan yang telah mengalami pergeseran fungsi, dari hal yang bersifat deskriptif menjadi sosiokritik. Teori yang digunakan adalah teori Albert B. Lord terkait aspek-aspek kelisanan dan Ruth Finnegan yang melihat sastra lisan dari perspektif sosiologi sastra, kemudian ditarik pada aspek kritik sosial. Metode pengumpulan data melalui studi lapangan dengan teknik observasi, pengamatan, perekaman, pencatatan, dan wawancara mendalam. Metode analisis data ditempuh dengan melakukan transkripsi data, penyempurnaan, dan melakukan analisis hingga mencapai sebuah kesimpulan. Hasil penelitian ini berupa: 1) konteks sosial budaya Suku Tidung tercermin dari lirik-lirik dalam Syair Karang seperti nilai Belimpun Taka Tagas, Insuai Taka Tapu, dsb. Nilai-nilai ini kemudian mengalami pergeseran, peran Syair Karangan yang semula sebagai lirik sambutan, hiburan dan media penyalur do’a dan harapan, berubah menjadi sebuah kritik sosial. 2) faktor penyebab munculnya kritik sosial dalam Syair Karangan adalah adanya ketimpangan sosial dan perubahan nilai dalam masyarakat. Kritik sosial tersebut muncul dalam bentuk kritik terhadap masalah nilai moral dan etika, masalah kondisi sosial dan budaya, masalah ekonomi, masalah lingkungan, masalah agama dan pendidikan.

Syair Karangan is kind of oral literature performance that developed of the Tidung tribe, North Borneo. This study aims to determine the position of Karangan Poetry that has experienced a shift in function, from a descriptive thing to a sociocritical one. The theory used was the theory of Albert B. Lord related to aspects of orality and Ruth Finnegan who saw oral literature from the perspective of sociological literature, then drawn to aspects of social criticism. Methods of data collection through field studies with techniques of observation, observation, recording, recording, and in-depth interviews. The data analysis method is carried out by data transcription, refinement, and analysis until concluding. The results of this study include: 1) the social-cultural context of the Tidung tribe is reflected in the lyrics in the Syair Karangan such as the value of Belimpun Taka Tagas, Insuai Taka Tapu, etc. These values then experienced a shift, the role of Syair Karangan which was original as welcome lyrics, entertainment, and media channeling prayers and hopes turned into social criticism. 2) the factors that cause the emergence of social criticism in Syair Karangan is the existence of social inequality and changes in values in society. Social criticism appears in the form of criticism of the issue of moral and ethical values, problems of social and cultural conditions, economic problems, environmental problems, issues of religion and education.

Kata Kunci : kritik sosial, sastra lisan, Syair Karangan, Kalimantan Utara

  1. S2-2019-419347-abstract.pdf  
  2. S2-2019-419347-bibliography.pdf  
  3. S2-2019-419347-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2019-419347-title.pdf