Proses Inovasi Taman Anak Cerdas di Kota Surakarta
Nita Fauziyah Agustin, Drs. Yuyun Purbokusumo, M.Si., Ph.D
2019 | Skripsi | S1 MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIKPenelitian ini bertujuan untuk melihat proses inovasi pada pembangunan Taman Anak Cerdas yang mana proses inovasinya merupakan upaya problem solving atas permasalahan sosial terutama anak di Kota Surakarta. Taman Anak Cerdas merupakan sebuah inovasi bagi Kota Surakarta karena mampu mengatasi permasalahan dan menjawab tantangan dengan metode yang dianggap baru bagi organisasi tersebut. Oleh karena itu diperlukan jawaban dari pertanyaan sederhana bagaimana pengembangan Inovasi Taman Anak Cerdas, bagaimana menjadikan hal ini suistan, dan juga faktor-faktor apa saja yang mendorong dan menghambat inovasi Taman Anak Cerdas. Metodologi yang digunakan adalah dengan data primer berasal dari survei dan wawancara. Sedangkan data sekunder berasal dari dokumen-dokumen yang menunjang penelitian ini. Teknik analisis yang digunakan adalah melalui melalui reduksi data, sajian data, serta penarikan kesimpulan untuk menjamin validitas data yang diperoleh, maka dalam penelitian ini menggunakan teknik triangulasi data. Adapun faktor yang memengaruhi adopsi inovasi Taman Anak Cerdas adalah komitmen. Tidak hanya komitmen kepala daerah, tetapi juga semua pihak terkait. Sebagai sebuah isu yanng melibatkan berbagai pihak, inovasi ini juga membutuhkan kapasitas kelembagaan. Tidak hanya kapasitas Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat sebagai leading sector, tetapi semua satuan kerja perangkat daerah terkait lainnya. Selain itu, inovasi ini tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat, dan memerlukan biaya yang tidak sedikit.
This study aims to look at the innovation process in the development of Taman Anak Cerdas, where the innovation process is a problem-solving effort on social problems, especially children in Surakarta City. Taman Anak Cerdas is an innovation for Surakarta City because it can overcome problems and answer challenges with methods that are considered new for the organization. Therefore, answers to simple questions are needed on how to develop Smart Children Garden Innovations, how to make this happen, and also what factors encourage and hinder the innovation of Taman Anak Cerdas. The methodology used is with primary data from surveys and interviews. While secondary data comes from documents that support this research. The analysis technique used is through data reduction, data presentation, and concluding to ensure the validity of the data obtained, then in this study using data triangulation techniques. The factors that influence the adoption of the Taman Anak Cerdas innovation are commitment. Not only the commitment of the regional head, but also all relevant parties. As an issue involving various parties, this innovation also requires institutional capacity. Not only the capacity of the Office of Women's Empowerment, Child Protection, and Community Empowerment as the leading sector but all other relevant regional work units. Besides, this innovation cannot be done in a short time and requires no small amount of money.
Kata Kunci : Proses Inovasi, Taman Anak, Kota Layak Anak, Ruang Publik, Innovation of Process, Children Park, Child Friendly City, Public Spaces