Strategi-Strategi dan Gaya Bahasa Kritikan dalam Antologi Puisi Alaisa Zulman Karya Khalif Kalkol: Analisis Stilistika Pragmatik
LOITA KURROTA A'YUN, Dr. Amir Ma'ruf, M.Hum; Dr. Hisyam Zaini, M.A
2019 | Tesis | MAGISTER AGAMA DAN LINTAS BUDAYAKarya sastra merupakan sebuah representasi kondisi sosial yang ada di masyarakat. Begitu pula dengan antologi puisi Alaisa Zulman yang merepresentasikan kondisi sosial dan keadaan masyarakat Arab saat ini. Selain menuangkan ide dan gagasannya, Khalif Kalkol selaku penyair antologi puisi Alaisa Zulman juga mengungkapkan kritikan ke dalam bait-bait dalam puisi-puisinya. Kritikan yang diungkapkan oleh Khalif Kalkol mempunyai karakteristik tersendiri. Adapun penelitian ini ditujukan untuk mengetahui strategi kritik dan juga gaya bahasa yang digunakan oleh penyair untuk mengungkapkan kritikan dalam antologi puisi Alaisa Zulman. Penelitian ini dilaksanakan melalui tiga metode yang terdiri dari (1) penyediaan data dengan menggunakan metode simak dan teknik catat (2) analisis data dengan pendekatan pragmatik dan stilistika serta penggunaan metode padan pragmatis (3) penyajian hasil analisis data. Melalui penelitian ini, dapat diketahui bahwa penyair menggunakan empat strategi kritik, yakni strategi bald on record, positive politeness, negative politeness, serta off record. Adapun gaya bahasa yang digunakan oleh penyair untuk mengungkapkan kritikannya adalah gaya bahasa persamaan (simile), metafora, personifikasi, sarkasme, metonimia, eponim, dan erotesis atau pertanyaan retoris.
Literary work is a representation of social conditions in society. Likewise the anthology of the poem Alaisa Zulman which represents the social condition of Arab people currently. Khalif Kalkol, as the poet of the anthology Alaisa Zulman, expresses not only his ideas about current condition of Arab, but also criticism in the verses in his poems. The criticism expressed by Khalif Kalkol has its own characteristics. The research is intended to find out the criticism strategy and also the style of the language used by poets to express criticism in the anthology of poetry Alaisa Zulman. The research is carried out by employing three methods, namely: 1) to provide data by using listening method and recording technique, 2) to analyse data with pragmatic and stylistic approaches as well as the usage of pragmatic equivalent methods, 3) to present result of data analysed. The research shows that poets uses four critical strategies, namely bald on record, positive politeness, negative politeness, and off record strategies. The style of language used by poets to express their criticism are simile, metaphor, personification, sarcasm, metonymy, eponym, and rhetorical or rhetorical questions.
Kata Kunci : Kritikan, Strategi Kritik, Gaya Bahasa, Antologi Puisi Alaisa Zulman