ANALISIS PENERAPAN STRATEGI ALIANSI STRATEGIS DALAM MENINGKATKAN KINERJA PT ASURANSI JIWASRAYA (PERSERO)
FERIYANI, HERRIS B. SIMANDJUNTAK, DR., M.M.
2019 | Tesis | MAGISTER MANAJEMEN (KAMPUS JAKARTA)Aliansi strategis merupakan salah satu strategi untuk menjadikan perusahaan lebih kompetitif dalam industri. Banyak perusahaan menerapkan strategi aliansi strategis untuk bersinergi dengan perusahaan lain dalam meningkatkan keuntungan. PT Asuransi Jiwasraya (Persero) dalam operasional bisnisnya juga menerapkan strategi aliansi strategis melalui bancassurance guna meningkatkan kinerja perusahaan serta menjadi perusahaan dengan market share terbesar di industri asuransi jiwa nasional. Berdasarkan evaluasi terhadap pelaksanaan aliansi strategis ternyata tidak semua aliansi berhasil meningkatkan kinerja Jiwasraya dalam hal pendapatan premi. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan aliansi strategis yang dilakukan oleh Jiwasraya, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan penerapan aliansi strategis khususnya bancassurance dalam meningkatkan kinerja Jiwasraya serta memberikan rekomendasi bentuk aliansi strategis yang paling tepat untuk di implementasikan oleh Jiwasraya dalam meningkatkan kinerjanya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif menggunakan data primer berupa hasil wawancara mendalam dengan narasumber. Sampel keberhasilan pelaksanaan aliansi strategis adalah kerja sama bancassurance dengan BRI sedangkan sampel kekurangberhasilannya adalah kerja sama dengan Bank ANZ. Identifikasi faktor penentu keberhasilan pelaksanaan bancassurance dilakukan melalui PESTEL analysis, Porter’s 5 Forces analysis, VRIN test serta analisis terhadap pelaksanaan bancassurance Jiwasraya berdasarkan teori dari Thompson (2016), Kanter (2007) serta Carpenter dan Sanders (2009). Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan diketahui bahwa penerapan aliansi strategis melalui bancassurance terbukti meningkatkan kinerja Jiwasraya. Selain itu, kerja sama bancassurance Jiwasraya dengan BRI diketahui lebih berhasil meningkatkan pendapatan premi dibandingkan ANZ karena Jiwasraya dan BRI lebih memiliki kecocokan sumber daya, kecocokan budaya serta kesesuaian struktural dibandingkan dengan ANZ. Rekomendasi bentuk aliansi strategis yang tepat untuk diimplementasikan oleh Jiwasraya berdasarkan hasil analisis adalah melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi aliansi strategis dengan perusahaan reasuransi jiwa nasional dan internasional, membentuk aliansi strategis dengan lembaga atau perusahaan lain untuk memasarkan produk yang lebih sederhana, membentuk aliansi strategis dengan perusahaan manajemen aset serta dengan perusahaan yang saat ini telah menjadi pemegang polis Jiwasraya.
Strategic alliances are one of the strategies to make companies more competitive in the industry. Many companies adopt strategic alliance strategies to synergize with other companies in increasing profits. PT Asuransi Jiwasraya (Persero) in its business operations also implemented a strategic alliance strategy through bancassurance to improve company performance and become a company with the largest market share of life insurance industry in nationwide. Based on an evaluation of the implementation of strategic alliances, it turns out that not all alliances have succeeded in improving Jiwasraya's performance in terms of premium income. The purpose of this study is to describe the implementation of strategic alliances carried out by Jiwasraya and identify the factors that influence the success of implementing strategic alliances especially bancassurance in improving Jiwasraya's performance and provide recommendations on the form of strategic alliances that are most appropriate for Jiwasraya to implement in improving its performance. This research is a descriptive study using primary data in the form of in-depth interviews with resource persons. The sample for the successful implementation of a strategic alliance is cooperation with bancassurance with BRI, while the sample of lack of success is cooperation with ANZ Bank. Identification of the determinants of the success of bancassurance is carried out through PESTEL analysis, Porter's 5 analysis, VRIN test and analysis of the implementation of Jiwasraya bancassurance based on the theory of Thompson (2016), Kanter (2007) and Carpenter and Sanders (2009). Based on the results of analysis and discussion, it is known that the implementation of strategic alliances through bancassurance has been proven to improve Jiwasraya's performance. In addition, Jiwasraya's bancassurance cooperation with BRI is known to be more successful in increasing premium income than ANZ because Jiwasraya and BRI have more resource suitability, cultural compatibility and structural compatibility compared to ANZ. The recommendation for the form of strategic alliance that Jiwasraya is right to implement based on the results of analysis is to intensify and extend strategic alliances with national and international life reinsurance companies, form strategic alliances with other institutions or companies to market more simple products, form strategic alliances with asset management companies and with companies that are currently Jiwasraya policyholders.
Kata Kunci : asuransi jiwa, aliansi strategis, bancassurance, kinerja perusahaan/life insurance, strategic alliances, bancassurance, company performance