Laporkan Masalah

GANGGUAN TIDUR DAN RISIKO OBESITAS SENTRAL PADA LAKI-LAKI DEWASA DI INDONESIA ( Suatu Kajian Analisis Data Indonesian Family Life Survey 5)

LISTHIA HARDIATI R, Dr.dr. Lientje Setyawati Maurits, MS., Sp.Ok.;Dr. Susetyowati, DCN., M.Kes.

2019 | Tesis | MAGISTER ILMU KESEHATAN MASYARAKAT

Latar Belakang : Saat ini obesitas telah menjadi masalah bagi negara maju dan berkembang. Di Indonesia, prevalensi obesitas umum berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT) dan obesitas sentral pada orang dewasa diketahui terus mengalami peningkatan tiap tahunnya. Obesitas sentral yang diukur menggunakan lingkar pinggang merupakan obesitas yang diketahui memiliki risiko lebih besar dibandingkan pada obesitas pada umumnya. Banyak faktor yang dapat menimbulkan obesitas diantaranya adalah adanya gangguan tidur. Tujuan : Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis peran faktor gangguan tidur terhadap obesitas sentral di Indonesia. Metode : Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan studi desain crossectional. Penelitian memanfaatkan data sekunder dari hasil survei Indonesian Family Life Survey (IFLS) 5 tahun 2014-2015. Analisis hasil penelitian secara bivariat menggunakan chi square dan multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil Penelitian : Hasil penelitian dari 2.924 responden menunjukkan tidak ada hubungan antara gangguan tidur dengan risiko obesitas (p=0.54). Hubungan bermakna faktor obesitas sentral ditemukan pada aktivitas fisik dan kebiasaan merokok dan tidak signifikan pada konsumsi makanan cepat saji. Kesimpulan : Gangguan tidur tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap risiko obesitas sentral.

Background : Obesity is now become problem for developed and developing countries. In Indonesia, the prevalence of general obesity based on the Body Mass Index (BMI) and central obesity in adults was increase each year. Central obesity measured using wasit circumference have known greater risk than obesity in general. Many factors can cause obesity include sleep disturbances. Objective : This study aimed tto analyse the role of sleep disturbances for central obesity in Indonesia. Method : : This type of research is observational with a crossectional design. The study used secondary data from the Indonesia Family Life Survey (IFLS) 5 in 2014-2015. Bivariate, multivariate logistic regression and chi-square were used for statistical analysis. Result : At the end of the study, the results of 2.924 respondents showed no association between sleep disturbances and the risk of central obesity (p=0.54).The significant relationship of central obesity was found in physical activity and smoking habits, but not significant in the consumption of fast food. Conclusion : Sleep disturbance do not have a significant relationship to the risk of central obesity.

Kata Kunci : Kata kunci : tidur, gangguan, obesitas, sentral

  1. S2-2019-418284-abstract.pdf  
  2. S2-2019-418284-bibliography.pdf  
  3. S2-2019-418284-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2019-418284-title.pdf