Sumber Pendanaan : Studi Kasus Promosi Kesehatan di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta
MUHAMMAD CAHYO W, Dr. dr Andreasta Meliala, Dipl.PH., M.Kes., MAS
2019 | Tesis | MAGISTER ILMU KESEHATAN MASYARAKATLatar belakang : Upaya promotif dan preventif telah menjadi tren dan kebutuhan dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan rumah sakit. Unit promosi kesehatan rumah sakit (PKRS) pada rumah sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta memainkan peran sentral dalam memenuhi kebutuhan para stakeholder-nya. Namun, aspek pendanaan masih kerap menjadi kendala dalam pelaksanaan PKRS. Pentingnya pemanfaatan dana internal dan eksternal rumah sakit merupakan langkah yang dapat dilakukan dalam meminimalisir kelemahan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidenfikasi sumber-sumber pendanaan yang dapat digunakan dalam mendukung pelaksanaan kegiatan PKRS serta kontribusi stakeholder dan alur dari pemanfaatan dana tersebut. Metode : Single case study digunakan dalam penelitian kali ini dengan melibatkan 9 informan yang terdiri dari staf rumah sakit dan penerima program kegiatan. Panduan wawancara, observasi dan studi dokumern digunakan dalam pengumpulan data. Aplikasi opencode versi 4.03 digunakan untuk analisis data kualitatif. Keabsahan data peneliti menggunakan triangulasi sumber dan metode. Hasil : Perencanaan pendanaan dan program kegiatan belum di kelola berdasarkan kebutuhan dan implementasi di lapangan. Pihak rumah sakit belum memberikan perhatian khusus dalam pengembangan promosi kesehatan rumah sakit. Kurangya sumber pendanaan dan upaya melakukan kemitraan dengan pihak eksternal merupakan kelemahan unit PKRS, yang berdampak pada banyaknya program kegiatan yang seharusnya menjadi bagian program unit PKRS namun dimiliki dan dilakukan oleh unit lain. Kesimpulan : Perencanaan pendanaan dan program kegiatan belum dibuat secara jelas oleh unit PKRS dengan berdasarkan kebutuhan dan petunjuk yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Pihak rumah sakit belum memberikan perhatian khusus dalam pengembangan health promoting hospital yang berakibat pada sarana prasarana dan pelaksanaan program kegiatan belum sesuai sebagaimana mestinya.
Background: Promotive and preventive efforts have become a trend and need for hospital health services. The health promoting hospital unit (HPH) in PKU Muhammadiyah Yogyakarta hospitals plays a central role in meeting the needs of its stakeholders. However, the funding aspect is still often an obstacle in implementing HPH. The importance of utilizing internal and external funds of hospitals is a step that can be taken to minimize the weakness. The purpose of this study is to identify funding sources that can be used to support the implementation of HPH activities, the contribution of stakeholders and the flow of the use of these funds. Method: A single case study was used in this study involving nine informants consisting of hospital staff and recipients of the activity program. Guidelines for interviews, observations and documentary studies are used in data collection. The application version version 4.0.3.0 was used for qualitative data analysis. The validity of the research data used source triangulation and methods. Results: Funding planning and program activities had not been managed based on needs and implementation in the field. The hospital had not given special attention to the development of health promoting hospital. The lack of funding sources and efforts to build partnerships with external parties was a weakness of the HPH unit, which has an impact on the number of activity programs that must be part of the HPH unit program but are owned and run by other units. Conclusion: Funding planning and program activities have not been made clearly by the PKRS unit based on the needs and guidelines set by the government. The hospital has not given special attention in the development of health promoting hospitals which results in infrastructure and implementation of the program activities are not appropriate as they should.
Kata Kunci : health promoting hospital, stakeholder, pendanaan pomosi kesehatan, corporate social responsibility (CSR)