ANALISIS STRATEGI BERSAING BANK SYARIAH X DALAM MENGHIMPUN DANA MURAH SEGMEN RITEL
AFIDA WIHDATUNINGSIH, Ertambang Nahartyo, Dr., M.Sc., CMA., Ak., CA
2019 | Tesis | MAGISTER MANAJEMEN (KAMPUS JAKARTA)Bank Syariah X sebagai bank umum syariah terbesar di Indonesia memiliki jaringan outlet yang luas dan tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Bank Syariah X memiliki visi yaitu Bank Syariah Terdepan dan Modern. Untuk mendukung pencapaian visi, salah satu misi Bank Syariah X adalah mengutamakan penghimpunan dana murah dan penyaluran pembiayaan pada segmen ritel. Sesuai dengan misi perusahaan, Bank Syariah X yang salah satu target dalam corporate plan akan fokus pada pendanaan ritel. Agar Bank Syariah X memiliki competitive advantange dalam menghimpun dana murah segmen ritel, Bank Syariah X perlu mengetahui kondisi lingkungan eksternal dan persaingan pada industri perbankan syariah dalam menghimpun dana murah segmen ritel. Selain itu, Bank Syariah X juga membutuhkan analisa kekuatan internal berupa sumber daya dan kapabilitas yang dapat dimanfaatkan untuk mencapai keunggulan bersaing berkelanjutan. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu melakukan evaluasi kondisi lingkungan eksternal dan menganalisa sumber daya dan/atau kapabilitas melalui rerangka VRIO yang bisa meningkatkan kinerja perusahaan secara berkesinambungan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui in depth interview terhadap beberapa informan internal Bank Syariah X yang memiliki kemampuan dan kewenangan pada bidang dana murah. Analisa lingkungan eksternal menggunakan lima kekuatan bersaing, sedangkan menganalisis faktor-faktor kunci pada sisi internal perusahaan yang meliputi sumber daya dan kapabilitas yang merupakan bagian dari rantai nilai. Rantai nilai yang ada bisa menjadi suatu pelengkap sumber daya dan kapabilitas sebagai keunggulan kompetitif perusahaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peta persaingan di industri perbankan syariah kompetitif dan memiliki peluang bagi setiap bank syariah untuk menjalankan secara menguntungkan. Selain itu yang memiliki pengaruh kuat dalam menghimpun dana murah segmen ritel antara lain kekuatan tawar pembeli, kekuatan tawar pemasok dan ancaman produk pengganti. Namun pengaruh lemah terhadap penghimpunan dana murah adalah ancaman pendatang baru. Berdasarkan hasil penelitian bahwa sumber daya yang menjadi keunggulan bersaing berlanjut yaitu nilai-nilai syariah, kepercayaan, reputasi perusahaan, penerapan GCG dan kehandalan mobile banking.
Bank Syariah X as the largest sharia commercial bank in Indonesia has an extensive network of outlets spread throughout the territory of Indonesia. Bank Syariah X has a vision of "The Leading and Modern Sharia Bank". To support the achievement of the vision, one of the missions of Bank Syariah X is " to make the low-cost fund raising and distribution of financing in the retail segment a priority". In accordance with the company's mission, Bank Syariah X, which is one of the targets in the corporate plan, will focus on retail funding. In order for Bank Syariah X to have competitive advantange in collecting low-cost retail segments, Bank Syariah X needs to know the conditions of the external industry and competition in the banking industry in raising low-cost retail segments. In addition, Bank Syariah X also requires an analysis of internal strength in the form of resources and capabilities that can be utilized to achieve sustainable competitive advantage. This research has the aim of evaluating external environmental conditions and analyzing resources and / or capabilities through VRIO frameworks that can improve company performance on an ongoing basis. This study uses a descriptive method with a qualitative approach through in depth interviews with several internal Sharia Bank X informants who have the ability and authority in the field of low-cost funds. The external environment analysis uses five competing forces (five forces Porter 's), while analyzing the key factors on the internal side of the company that include resources and capabilities that are part of the value chain. The existing value chain can be a complement to resources and capabilities as a company's competitive advantage. The results of this study indicate that the competition map in the Islamic banking industry is competitive and has the opportunity for every Islamic bank to run profitably. In addition, those who have a strong influence in collecting low-cost retail segments include buyer bargaining power, supplier bargaining power and the threat of substitute products. But the weak influence on cheap fund raising is the threat of new entrants. Based on the results of the study that the resources that become competitive competitiveness continued namely sharia values, trust, company reputation, GCG implementation and mobile banking reliability.
Kata Kunci : Dana Murah, Perbankan Syariah, Sumber Daya, Value Chain, Keunggulan Bersaing dan VRIO