Laporkan Masalah

Penanganan Krisis Pariwisata Akibat Bencana Erupsi Gunung Agung 2017

CITRA B LESTARI, Prof. Dr. M. Baiquni, M.A.; Dr. Muhamad, S.T., M.T.

2019 | Tesis | Magister Kajian Pariwisata

Abstrak - Pariwisata berpengaruh besar dalam pembangunan ekonomi, akan tetapi pariwisata juga menjadi sektor yang rentan apabila terjadi bencana, karena adanya dampak negatif bagi image destinasi pariwisata dan kerusakan infrastruktur. Hal ini dialami pariwisata Bali dengan adanya krisis pariwisata akibat erupsi Gunung Agung pada tahun 2017. Jenis bencana tersebut membutuhkan koordinasi pemerintah dan industri melalui manajemen krisis pariwisata untuk menyelesaikan masalah yang muncul dan meminimalisir dampak selanjutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji penanganan krisis pariwisata yang terjadi akibat dampak bencana erupsi Gunung Agung tahun 2017, stakeholder mana yang terlibat serta bagaimana keterlibatannya. Penelitian dilakukan dengan metode studi kasus dan analisis deskriptif melalui wawancara mendalam dan tinjauan pustaka. Hasil penelitian menyajikan gambaran penanganan krisis pariwisata yang dilakukan oleh Bali Tourism Hospitality, dengan koordinasi antara pemerintah dan industri, sementara masyarakat mendukung strategi komunikasi krisis di destinasi pariwisata melalui kearifan lokal dan mengindikasikan Ngayah sebagai modal sosial.

Abstract - Tourism has major impact on economic development, but also a vulnerable sector in the event of a disaster, due to negative impacts on the image of tourism destinations and damage to infrastructure. This was experienced by Bali tourism with the tourism crisis due to the eruption of Mount Agung in 2017. This type of disaster requires government and industry coordination through tourism crisis management to resolve emerging problems and minimize further impacts.This study aims to understand and examine the response of the tourism crisis that occurred due to the impact of Mount Agung eruption disaster, which stakeholders are involved and how they involved. The study will conduct with study case methods and descriptive analysis through in-depth interviews and literature reviews. The results of the study present an overview of the response the tourism crisis carried out by the Bali Tourism Hospitality, with coordination between government and industry, while the community supports crisis communication strategies in tourism destinations through local wisdom and indicates Ngayah as social capital.

Kata Kunci : manajemen krisis pariwisata, stakeholder, Gunung Agung, bencana

  1. S2-2019-407916-abstract.pdf  
  2. S2-2019-407916-bibliography.pdf  
  3. S2-2019-407916-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2019-407916-title.pdf