Laporkan Masalah

DETERMINAN WAKTU TEMPUH KOMUTER DI KAWASAN METROPOLITAN GERBANGKERTOSUSILA (Analisis Survei Komuter Gerbangkertosusila 2017)

YUNI KUSUMA DEWI, Dr. Sukamdi, M.Sc; Dr. Agus Joko Pitoyo, MA

2019 | Tesis | MAGISTER KEPENDUDUKAN

Mobilitas non permanen yang banyak berkembang di kota-kota besar adalah mobilitas ulang-alik (nglaju) atau komuting. Keputusan individu menjadi komuter adalah pilihan untuk mendapatkan keuntungan yang maksimum, di antaranya untuk memperoleh pendapatan/upah yang lebih tinggi serta ketersediaan lapangan kerja di daerah tujuan. Para komuter memanfaatkan sarana dan prasarana transportasi yang semakin baik agar memperlancar mobilitas mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji karakteristik komuter di kawasan metropolitan Gerbangkertosusila dan mengkaji pengaruh faktor sosio-demografi komuter, faktor perjalanan, dan faktor sosio-ekonomi komuter terhadap waktu tempuh perjalanan komuter di kawasan metropolitan Gerbangkertosusila. Metode penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan inferensia, yaitu regresi logistik multinomial. Penelitian ini menggunakan data Survei Komuter Gerbangkertosusila 2017. Unit analisisnya adalah seseorang yang berusia 5 tahun ke atas, yang melakukan perjalanan rutin pulang-pergi dalam waktu 24 jam yang melewati batas wilayah administrasi kabupaten/kota. Hasil penelitian ini adalah karakteristik komuter di kawasan Gerbangkertosusila lebih banyak didominasi oleh komuter berjenis kelamin laki-laki, bekerja, berstatus kawin, berpendidikan SMA ke atas, memiliki pengeluaran 2,9 juta ke bawah, lebih banyak menggunakan satu kali moda transportasi dan kendaraan bermotor roda dua, serta berangkat pada rentang waktu di luar jam sibuk. Faktor sosio demografi, faktor perjalanan komuter, dan sosio-ekonomi komuter memberikan pengaruh pada lamanya waktu tempuh perjalanan komuter.

Non-permanent mobility that develops in large cities is shuttle mobility or commuting. Individual decisions to become commuters are the choice to get maximum profits, including to obtain higher income/wages and availability of jobs in the destination places. Commuters take advantage of improved transportation facilities and infrastructure to facilitate their mobility. The purpose of this study is to examine the characteristics of commuter in the Gerbangkertosusila metropolitan area and to examine the influence of commuter socio-demographic factors, travel factors, and socio-economic factors on commuter travel time in the Gerbangkertosusila metropolitan area. This research method uses descriptive and inferential analysis, namely multinomial logistic regression. This study uses the Gerbangkertosusila 2017 Commuter Survey data. The unit of analysis is a person aged 5 years and over, who regularly commutes round-trip within 24 hours that crosses the district / city administrative boundary. The results of this study are that the characteristics of commuters in the Gerbangkertosusila area are dominated by male commuters, working, married status, high school education and above, having 2.9 million downward expenditure, more using one mode of transportation and wheeled motorized vehicles two, as well as departing at a time span outside of rush hour. Socio-demographic factors, commuter travel factors, and socio-economic commuters influence the length of travel time of commuter trips.

Kata Kunci : Komuter, ulang-alik, waktu tempuh, Gerbangkertosusila

  1. S2-2019-420097-abstract.pdf  
  2. S2-2019-420097-bibliography.pdf  
  3. S2-2019-420097-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2019-420097-title.pdf