Analisis User Experience Desain Website Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta dengan Menggunakan Eye Tracking
RADITHA FIRZA R., Dr.Eng. Sunu Wibirama, S.T., M.Eng.
2019 | Skripsi | S1 TEKNOLOGI INFORMASIWebsite resmi instansi pemerintah memerlukan user experience yang baik agar masyarakat dapat mendapatkan informasi yang mereka butuhkan dengan mudah dan nyaman. Karena itu, penulis mencari dua masalah user experience spesifik dari website Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta dan memberikan rekomendasi perubahan desain dengan mengacu pada The Elements of User Experience untuk menyelesaikan masalah ini. Setelah itu, penulis melakukan pengujian user experience website Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta dengan User Experience Questionnaire dan divalidasi dengan eye tracking untuk membuktikan bahwa perubahan desain yang direkomendasikan penulis sudah tepat sasaran. Karena penilitian difokuskan pada user experience dari perspektif guru, maka partisipan penelitian diambil dari kalangan guru. Tiap partisipan menguji website Dinas Pendidikan dengan melakukan dua tugas. Pada tugas pertama, partisipan diminta untuk mencari sub menu Prestasi dan pada tugas kedua partisipan diminta mencari berita terbaru. Saat melakukan tugas, pandangan mata pengguna direkam menggunakan eye tracking untuk evaluasi secara objektif. Setelah kedua tugas selesai dilakukan, partisipan diminta untuk mengisi UEQ untuk mengevaluasi secara subjektif. Data eksperimen berupa UEQ dan data eye tracking dianalisis dengan statistik deskriptif dan uji t. Hasilnya, didapatkan rerata waktu pengerjaan tugas pertama dan kedua pada desain asli 44.69 detik dan 46.46 detik, sementara rerata waktu pengerjaan pada desain baru adalah 16.60 detik dan 16.12 detik. Rerata jumlah fiksasi yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas pertama dan kedua pada desain asli adalah 63 fiksasi dan 72 fiksasi, sementara rerata jumlah fiksasi pada desain baru adalah 24 fiksasi dan 27 fiksasi. Selain itu, hasil UEQ desain asli dan baru menghasilkan skala daya tarik sebesar 0.19 dan 0.70, skala kejelasan sebesar -0.30 dan 0.91, skala efisiensi sebesar 0.05 dan 1.05, skala ketepatan sebesar 0.25 dan 0.39, skala stimulasi sebesar -0.09 dan -0.20, dan skala kebaruan sebesar 0.68 dan 0.00. Hasil uji t memperlihatkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dari hasil pengujian eye tracking dan UEQ antara desain website yang asli dengan desain baru. Dengan menerapkan perubahan yang direkomendasikan penulis, perbaikan user experience website Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta dapat dilakukan.
Official government institution websites must have a good user experience, so people can easily and comfortably access the information that they need. The author started this research by investigating two specific user experience problems in the official website of Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta and propose a design change to solve these problems. After that, the author conducted a user experience testing of the website using User Experience Questionnaire (UEQ) and validated by eye tracking to prove that the proposed design change is able to solve the problems. Teachers are selected to be the participant demographic because the research is focused on teachers� perspective. Every participant conducted a test on both designs by completing two tasks. While doing the tasks, their eye sight was being recorded using eye tracking for objective evaluation. After the tasks had been completed, they were asked to fill in UEQ for subjective evaluation. Experiment data which includes UEQ and eye tracking data were analysed using descriptive statistics and t-test. The results show that average time to completion for the first and second task done on the original website is 44.69 s and 46.46 s. Meanwhile, average time to completion for the first and second task done on the new design is 16.60 s and 16.12 s. Average number of fixation needed to finish first and second task done on the original website is 63 fixations and 27 fixations, whereas it took on average 24 fixations and 27 fixations to complete both tasks on the new design. Other than that, UEQ results show that the original design and new design scored 0.19 and 0.70 respectively in attractiveness, -0.30 and 0.91 in perspicuity, 0.05 and 1.05 in efficiency, 0.25 and 0.39 in dependability, -0.09 and -0.20 in stimulation, and 0.68 and 0.00 in novelty. From the t-test analysis, it can be concluded that there is a significant difference between UEQ results and eye tracking data. By implementing the proposed design change, an improvement in user experience of the website can be achieved.
Kata Kunci : eye tracking, user experience, web design, uji t